1.198 Guru PPPK Kabupaten Bogor Gajinya Belum Dibayarkan

By Reaksi Nasional 04 Des 2019, 16:41:37 WIBPendidikan

1.198 Guru PPPK Kabupaten Bogor Gajinya Belum Dibayarkan

Keterangan Gambar : Demo guru di Bogor


Oleh Marihot Pakpahan  

REAKSI BOGOR -  Sebanyak 1.198 guru yang bertugas di Kabupaten Bogor  belum dibayarkan gajinya sejak awal tahun 2019.  Mereka sudah lolos dari seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak awal tahun 2019, tapi   belum dapat menikmati gaji resminya.

Hal itu dikatakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor, Dadang Suntana saat dikonfirmasi wartawan, di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/12). "Mereka sudah lulus tes PPPK sejak awal tahun ini, tapi sampai sekarang belum ada gajinya. Sampai sekarang mereka masih tetap honor," ujarnya.

Menurut Dadang, dia sudah menanyakan penyebabnya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), tapi ternyata pemerintah belum memiliki regulasi yang mengatur penggajian PPPK.

"Artinya gajinya disetarakan dengan apa, belum tahu. Padahal sudah jelas dalam Undang-Undang ASN, aparatur sipil itu terbagi jadi dua, ada PNS ada juga PPPK," kata Dadang.

Arena itu hingga kini, ada 1.198 guru berstatus PPPK terpaksa masih dibayar dengan sistem honor oleh masing-masing sekolah tempatnya mengajar. Dadang menganggap honor guru di Kabupaten Bogor masih minim.

"Ada yang Rp250 ribu sampai Rp500 ribu per bulan. Kadang mereka malu mau keluar karena kadung sudah dipanggil guru. Makanya mereka bertahan," tuturnya.

Sementara Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan membenarkan  belum ada regulasi yang mengatur sistem penggajian PPPK dari KemenPAN-RB. Karena itu ia memastikan bahwa biaya untuk menggaji 1.198 guru PPPK di daerahnya tidak tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2020. 

"Kami belum atur karena adanya di tengah-tengah. Kalau pakai APBD berat juga, saya lihat tidak ada dalam APBD 2020," kata Iwan.

Pada Februari 2019, Pemkab Bogor mendapat kuota sebanyak 2.209 PPPK dari KemenPAN-RB. Kuota tersebut terbagi atas 2.122 tenaga pengajar, 37 tenaga kesehatan, dan 50 penyuluh pertanian.  Sejak awal diwacanakan, program ini membuat Pemkab Bogor khawatir.

Gaji para pegawai setara pegawai negeri sipil (PNS) itu dibebankan kepada Pemerintah Daerah, alias menggunakan APBD masing-masing daerah. Jika dijumlahkan,  Pemkab Bogor harus mengeluarkan biaya Rp66 miliar dalam setahun untuk membayar PPPK yang gajinya setara dengan PNS golongan IIIA. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Mengenai Gaji PNS, gaji Golongan IIIA dengan masa kerja 0 tahun memiliki gaji Rp2.456.700. Jadi, untuk menggaji 2.209 PPPK, Pemkab Bogor butuh  Rp5,5 miliar sebulan. Kalau setahun, Pemkab Bogor perlu anggaran sebesar Rp66 miliar khusus menggaji PPPK. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • bqqaxai

    where do i buy viagra yahoo generic viagra cheap india ...

    View Article
  • qehrxhjtlp

    Chez these shortcomings are admittedly to <a ...

    View Article
  • soaqpwu

    buy viagra online from canada cheap viagra uk next day delivery ...

    View Article
  • kbtolmq

    buy viagra uk quick delivery edu buy viagra allowed html tags <a ...

    View Article