Anggaran Miliaran Rupiah Diserap, PJU Batas Bekasi Rusak dan Padam

By Reaksi Nasional 10 Okt 2019, 17:54:40 WIBReaksi Bekasi

Anggaran Miliaran Rupiah Diserap, PJU Batas Bekasi Rusak dan Padam

Keterangan Gambar :


Oleh Charles Panjaitan

Penyerapan anggaran yang ada di Bidang Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi perlu mendapat perhatian serius dari sejumlah pihak, terlebih aparat penegak hukum.

Sebab, sejumlah anggaran yang ada di bidang tersebut menimbulkan keanehan, seperti penyerapan anggaran revitalisasi PJU Perbatasan Kota Bekasi dan Kab Bekasi senilai Rp 1.995.005.000 serta penyerapan anggaran revitalisasi PJU perbatasan Kab Karawang - Kab Bekasi senilai Rp 1.995.470.000. Ironisnya, meskipun penyerapan anggarannya mencapai 90 persen, namun lampu PJU pada rusak dan padam.

Pantauan tim Reaksi dibatas Kota Bekasi dan Kab Bekasi terdapat sejumlah lampu PJU yang padam, begitu juga lampu PJU batas Kab Bekasi dan Karawang juga banyak padam, bahkan di sejumlah titiknya pada rusak. Ironisnya lagi, sejumlah tiang PJU tersebut tidak terlihat dan hilang. Namun dibiarkan tanpa ada perbaikan, sehingga terkesan tidak ada perbaikan apalagi di revitalisasi.

Informasi yang dihimpun Reaksi, anggaran revitalisasi PJU batas Kota Bekasi hingga batas Kab Karawang digelontorkan setiap tahunnya. Bahkan, pada tahun 2019, anggaran tevitalisasi tersebut kembali dengan anggaran yang mencapai milyaran rupiah. Sehingga hal ini terkesan, anggaran revitalisasi PJU perbatasan tersebut menjadi proyek abadi di Bidang Pertamanan dan PJU Kab Bekasi.

Apalagi, dalam setiap pelaksanaan penyerapan anggaran revitalisasi perbatasan itu tidak ada terlihat stiker yang merupakan label alokasi anggaran terpasang disetiap tiang PJU, meskipun dalam rancangan alokasi belanja, stiker tersebut merupakan salahsatu item pekerjaan. Sehingga hal tersebut mbingungkan sejumlah kalangan dan stakeholder.

Pemberitaan sebelumnya, dana revitalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun 2018 yang digelontorkan dari APBD Kabupaten Bekasi dipertanyakan. Pasalnya, pelaksanaan proyek revitalisasi PJU Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi itu penuh kejanggalan.

Terlebih, anggaran Revitalisasi yang ada di Bidang Pertamanan dan PJU setiap tahun terserap sangat Signifikan. Padahal, kondisi Armature lampu PJU di jalan Alternatif perbatasan Kota Bekasi hingga perbatasan Kabupaten Karawang masih banyak yang rusak dan mati.

Hal itu diungkapkan Ketua LSM Komite Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi), Ergat Bustomy kepada Reaksi, Senin (7/10/2019). Menurut Ergat, anggaran di PJU setiap tahunnya di dua lokasi tersebut sangat besar hingga mencapai milyaran. Namun, masih saja banyak lampu PJU yang mati, meskipun penyerapan anggarannya sangat sangat besar.

"Aneh ya penyerapan anggarannya besar, tetapi lampunya banyak yang mati. Terkesan anggaran miliaran itu tidak ada manfaatnya, apalagi dananya setiap tahun," ujar Ergat.

Dikatakan Ergat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Bidang PJU dan Pertamanan DPRKPP pada tahun 2018 telah melaksanakan kegiatan Revitalisasi PJU di median jalan mulai dari perbatasan Kota Bekasi hingga Batas Kabupaten Karawang.

Kemudian tahun 2019 ini bidang Pertamanan dan PJU kembali melakukan kegiatan revitalisasi PJU lagi dilokasi yang sama yakni dari batas Kota Bekasi hingga Batas Kabupaten Karawang. Namun anehnya, armature lampu PJU di sepanjang ruas median jalan batas Kota Bekasi hingga batas Kabupaten Bekasi masih ada yang copot belum diganti dan masih banyak lampu yang padam.

"Lampu sepanjang ruas median jalan batas Kota Bekasi, begitu batas Kab Karawang banyak padam. Tetapi belum juga diganti, dan yerkesan dibiarkan," beber Ergat.

Bahkan, tambah Ergat, beberapa titik tiang PJU yang copot tidak dilakukan pemasangan kembali. Padahal pembangunan tiang lampu PJU disepanjang median jalan dari batas Kota Bekasi hingga perbatasan Kabupaten Bekas diperkirakan mencapai 700 titk.

Ratusan tiang itu terdiri dari double ornament dan single ornament. Tiang itu dari revitalisasi lampu PJU tahun 2018, dimulai dari batas kota Bekasi sekitar 290 titik, dan dari batas Kabupaten Karawang sebanyak 290 titik. Sehingga total revitalisasi sepanjang jalan tersebut sekitar 580 titik. Sementara tahun 2019, revitalisasi PJU tersebut dilaksanakan dilokasi yang sama dengan anggaran yang lebih besar.

"Kita bingung dengan kegiatan yang ada di Bidang PJU, kok anggarannya setiap tahun terserap tapi PJU banyak yang padam," imbuhnya dengan nada bertanya.

Kepala Bidang PJU dan Pertamanan pada Dinas Perumahan Rakyat Kawan Permukiman dan Pertanahan Kab Bekasi, Andi Suhandi saat dikonfirmasi Reaksi tidak berhasil ditemui. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article