Anggaran Revitalisasi PJU Perbatasan Kab Bekasi Dituding Jadi Bancakan
Jumlah PJU dan Titik Perbaikannya Berbeda

By Reaksi Nasional 14 Okt 2019, 18:01:39 WIBReaksi Bekasi

Anggaran Revitalisasi PJU Perbatasan Kab Bekasi Dituding Jadi Bancakan

Keterangan Gambar :


Oleh Charles Panjaitan

REAKSI CIKARANG - Anggaran revitalisasi PJU Median Jalan batas Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi hingga perbatasan Kabupaten Bekasi yang ada di Bidang PJU dan Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi dituding sejumlah pihak menjadi bancakan.

Pasalnya, dana yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi selama 2 tahun itu penuh kejanggalan dan sarat akan kepentingan. Sebab, tahun 2018 dana yang digelontorkan sebesar Rp3,6 miliar untuk 580 titik PJU, dan tahun 2019 sebesar Rp4,8 miliar untuk 900 titik PJU. Namun ironisnya, PJU di jalur jalan negara yang merupakan lokasi revitalisasi PJU jumlahnya hanya berkisar 700 titik PJU.

 

"Saya bingung dengan kinerja Dinas Pertamana dan PJU, masa lebih besar jumlah PJU yang akan di revitalisasi dibanding dengan PJU yang ada saat ini," ujar Ketua Komite Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi), Ergat Bustomy kepada Reaksi, Senin (14/10/2019).

Ergat menambahkan, lembaganya curiga dengan kinerja Bidang PJU dan Pertamanan DPRKPP Kab Bekasi yang kini dipimpin Andi Suhadhi. Sebab selama 2 tahun anggaran, yakni tahun 2018 dan 2019 dana yang dialokasi untuk revitalisasi PJU perbatasan mencapai Rp8,4 milyar. Namun lampu PJU banyak yang mati dan rusak, sehingga terkesan armature lampu PJU dibiarkan tanpa ada pemeliharaan terlebih pergantian.

Bahkan, ada beberapa tiang lampu PJU yang sudah tidak ada lagi ditempatnya karena sudah hilang, dan ironisnya tidak ada pergantian sehingga terkesan dibiarkan rusak. Hal itu diperparah dengan jumlah lampu PJU yang ada median jalan lebih lebih sedikit dibanding dengan jumlah PJU yanh di tevitalisasi. Sebab, PJU di Media Jalan Negara batas Kota Bekasi hingga batas Karawang hanya berkisar 700 titik, sementara PJU yang di revitalisasi mencapai 1496 titik.

"Ini ada indikasi markup jumlah titik lampu PJU, sebab lebih besar jumlah PJU yang di revitalisasi dibanding jumlah PJU yang ada," bebernya.

Disamping itu, ungkap Ergat menambahkan, anggaran revitalisasi tersebut juga menjadi pertanyaan, sebab terlalu besar. Karena anggaran revitalisasi hanya untuk pemasangan lampu PJU dan meteran, sementara anggaran untuk pengadaan armature lampu PJU ada tersendiri sehingga ada kesan tumpang tindih.

Pemberiyaan edisi sebelumnya, penyerapan anggaran yang ada di Bidang Pertamana dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi perlu mendapat perhatian serius dari sejumlah pihak, terlebih aparat penegak hukum.

Sebab, sejumlah anggaran yang ada di bidang tersebut menimbulkan keanehan, seperti penyerapan anggaran revitalisasi PJU Perbatasan Kota Bekasi dan Kab Bekasi senilai Rp 1.995.005.000 serta penyerapan anggaran revitalisasi PJU perbatasan Kab Karawang - Kab Bekasi senilai Rp 1.995.470.000. Ironisnya, meskipun penyerapan anggarannya mencapai 90 persen, namun lampu PJU pada rusak dan padam.

Pantauan tim Reaksi dibatas Kota Bekasi dan Kab Bekasi terdapat sejumlah lampu PJU yang padam, begitu juga lampu PJU batas Kab Bekasi dan Karawang juga banyak padam, bahkan di sejumlah titiknya pada rusak.

Sejumlah tiang PJU tersebut tidak terlihat dan hilang. Namun dibiarkan tanpa ada perbaikan, sehingga terkesan tidak ada perbaikan apalagi di revitalisasi.

Informasi yang dihimpun Reaksi, anggaran revitalisasi PJU batas Kota Bekasi hingga batas Kab Karawang digelontorkan setiap tahunnya. Bahkan, pada tahun 2019, anggaran tevitalisasi tersebut kembali dengan anggaran yang mencapai milyaran rupiah. Sehingga hal ini terkesan, anggaran revitalisasi PJU perbatasan tersebut menjadi proyek abadi di Bidang Pertamanan dan PJU Kab Bekasi.

Apalagi, dalam setiap pelaksanaan penyerapan anggaran revitalisasi perbatasan itu tidak ada terlihat stiker yang merupakan label alokasi anggaran terpasang disetiap tiang PJU, meskipun dalam rancangan alokasi belanja, stiker tersebut merupakan salahsatu item pekerjaan. Sehingga hal tersebut mbingungkan sejumlah kalangan dan stakeholder.

Kepala Bidang PJU dan Pertamanan Pada Dinas Perumahan Rakyat Kawan Permukiman dan Pertanahan Kab Bekasi, Andi Suhadhi saat dikonfirmasi Reaksi tidak berhasil ditemui. (Cha/R1)

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • web design

    Having read this I believed it was very informative. I appreciate you finding the ...

    View Article
  • aahigrt

    ?????? ?????? ?????? ???????? ????? ??? ???? ???????? ?????? ?????? ...

    View Article
  • aahigrt

    ??????? ?????????? ?????? ??????? ??? ??????? ??????? ????????? ??????? <a ...

    View Article
  • aahigrt

    ??????? ????????? ????? ??????? ???? ?????? ?? ?????? ????? ???????? <a ...

    View Article