Anies Kembali Imbau Masyarakat Jakarta Tetap di Rumah Pada Akhir Pekan

By Reaksi Nasional 18 Jun 2021, 15:08:35 WIBMegapolitan

Anies Kembali Imbau Masyarakat Jakarta Tetap di Rumah Pada Akhir Pekan

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, melakukan rapat di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/6/2021).


Oleh Tim Reaksi

REAKSI JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengimbau masyarakat di Jakarta dan sekitarnya untuk tetap berada di rumah pada akhir pekan ini. Hal iu dimaksudkan untuk menekan penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat.

"Jadi kita menganjurkan seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, hari Sabtu Minggu besok di rumah saja, kecuali ada kebutuhan yang mendesak dan mendasar," kata Anies usai rapat bersama Kapolda Irjen Pol. Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji di Balaikota Jakarta, Jumat.

Anies berharap masyarakat juga turut menyadari situasi Jakarta yang masih mengalami pandemi COVID-19, bahkan beberapa hari terakhir mengalami peningkatan tajam.

Untuk itu sekali lagi ia mengingatkan agar warga mengurangi kegiatan di luar rumah yang dapat menimbulkan risiko terpapar virus berbahaya tersebut.

"Kurangi kegiatan di luar rumah, kurangi aktivitas yang berpotensi interaksi sehingga bisa terpapar. Inti yang utama taati protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak, kemudian cuci tangan, di hari-hari ke depan tetap di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak," tuturnya seperti dilansir dari Antara.

Lebih lanjut dia menegaskan anjuran beraktivitas di rumah itu tidak hanya untuk akhir pekan saja, namun juga pada hari libur ke depannya.

"Bukan (karena) hari Sabtu-Minggu sesungguhnya, kebetulan besok kan hari Sabtu dan Minggu. Karena Sabtu dan Minggu hari libur, gunakan untuk tetap di rumah. Ini kesempatan bagi kita semua untuk sama-sama bersama keluarga, tidak bepergian, mengurangi aktivitas yang berpotensi ada penularan. Itu intinya," ujar Gubernur DKI Jakarta itu.

Diketahui, sepekan terakhir kasus COVID-19 mengalami lonjakan drastis. Akibatnya, uji coba pembelajaran tatap muka pun yang sebelumnya berlangsung di 226 sekolah turut dihentikan.

Merujuk data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama sepekan terakhir, kasus COVID-19 di Jakarta meningkat, antara lain pada 7 Juni 2021 sebanyak 1.197 orang, 8 Juni (755 orang), 9 Juni (1.376 orang), 10 Juni (2.091 orang), 11 Juni (2.293 orang), 12 Juni (2.455 orang), 13 Juni (2.769 orang), 14 Juni (2.722 orang), 15 Juni (1.502 orang), 16 Juni (2.376 orang), dan 17 Juni (4.144 orang). (R2)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment