Assesment BKD Kab Bekasi Dipertanyakan

By Reaksi Nasional 10 Okt 2019, 18:05:39 WIBReaksi Bekasi

Assesment BKD Kab Bekasi Dipertanyakan

Keterangan Gambar : Pembina LSM Barisan Rakyat Bersatu (Beratu), Alex Santoso


Oleh Charles Panjaitan

REAKSI CIKARANG - Kegiatan assesment bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Bekasi dipertanyakan sejumlah kalangan, khususnya  bagi para stakeholder di Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, esesment yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) pekan lalu dituding tidak memiliki manfaatnya. Bahkan assesment tersebut terkesan tidak pernah dijadikan acuan dan tolok ukur bagi para ASN untuk memperoleh jabatan maupun promosi.

Demikian diungkapkan Pembina LSM Barisan Rakyat Bersatu (Beratu), Alex Santoso kepada Reaksi, Kamis (10/10). Menurut Alex, berdasarkan pengamatan lembaganya, para pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Bekasi, baik eselon 3 maupun eselon 4 diangkat atau di promosi bukanlah berdasarkan essesment.

"Sepengetahuan kita, pengangkatan dan promosi pejabat eselon 3 dan 4 bukan berdasarkan essesment," ujar Alex.

Dikatakan Alex, selama ini yang diketahuinya, pengangkatan dan promosi pejabat dilingkungan Pemkab Bekasi berdasarkan kedekatan kepada penguasa, bukannya karena assesment dan mendapatkan nilai terbaik dalam essesment. Sehingga pelaksanaan essesmen terkesan hanya menghambutkan uang belaka, namun manfaatnya tidak ada.

"Selama ini promosi dan pengangkatan pejabat bukan karena skor tinggi saat essesment, melainkan berdasarkan kedekatan terhadap penguasa," imbuh Alex.

Padahal, ungkap Alex menambahkan essesment yang diselenggarakan itu merupakan proses untuk mengetahui kemampuan ASN terhadap suatu kompetensi berdasarkan bukti-bukti dan kompetensi. Sehingga seharusnya essesment dijadikan sebagai dasar utama dalam melakukan promosi dan pengangkatan bagi ASN dalam jabatan.

Untuk itu pihaknya berharap, agar Pemkab Bekasi bisa melakukan pengkajian ulang terhadap kegiatan penyelengggaraan assensment. Sehingga apabila assesment hanya sebatas kegiatan rutinitas, diharapkan tidak dilaksanakan kembali. Hal demi efesiensi, dan anggarannya bisa dialokasikan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Kalau hanya kegiatan rutinitas, dan bukan menjadi acuan dalam promosi mending kegiatan itu dihentikan. Dan dialihkan untuk kegiatan yang menyentuh masyarakat," beber Alex. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article