Bupati Hadiri Penandatanganan MoU Disdukcapil dengan Pengadilan Agama Sumber

By Reaksi Nasional 18 Nov 2019, 10:41:55 WIBJabar dan Banten

Bupati Hadiri Penandatanganan MoU Disdukcapil dengan Pengadilan Agama Sumber

Keterangan Gambar :


Oleh Hafidzudin

REAKSI CIREBON – Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi menghadiri penandatanganan kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan Pengadilan Agama (PA) Sumber kelas 1A dalam pelayanan 3 in 1 (akta cerai, e-KTP dan e-KK) terhadap masyarakat Kabupaten Cirebon, di Kantor Pengadilan Agama, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/11/19).

Guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Disdukcapil Kabupaten Cirebon kembali mengeluarkan inovasi dengan menggandeng Pengadilan Agama Sumber kelas 1A, dalam mengubah status pasangan yang baru bercerai di KTP dan kartu keluarga secara otomatis di KK dan KTP-nya berganti status.

Hal tersebut disambut baik Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi. Ia pun menyetujui untuk memberikan izin akses online NIK kepada Pengadilan Agama, dan juga mengapresiasi inovasi program 3 in 1 dalam rangka kepastian hukum dalam perubahan status identitas penduduk berdasarkan putusan Pengadilan Agama melalui NIK yang terhubung melalui aplikasi elektronik.

“Kalau sama Pengadilan Agama kan ngurusin soal perceraian dan jangan sampai setelah adanya putusan perceraian di KTP nya masih tercatat kawin. Jadi kita berikan pelayanan ini supaya status dari semua berkas kependudukan yang tadinya kawin diganti tidak kawin,” ujarnya.

Dirinya juga menginginkan supaya seluruh dinas bisa berinovasi agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih mudah. Pasalnya, pejabat harus memiliki integritas, profesional, inovasi dan keteladanan mengingat dari aoa yang menjadi keputusannya akan menjadi keputusan yang berdampak bagi banyak orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, Muhamad Syafrudin mengatakan, dalam pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam segala sesuatu bentuk pelayanan sudah sejak 2 tahun yang lalu dan baru kali ini menyentuh Pengadilan Agama.

“Program ini dilakukan untuk melakukan perubahan dalam status penduduk yang diindikasikan dapat dilakukan tindak kejahatan, pemanfaatan NIK sudah direspon banyak pihak karena bantuan sosial pun harus mencantumkan NIK jadi kita percepat perubahan melalui layanan terintegrasi ini,” katanya, Jumat (15/11/19).

Masih menurutnya, Disdukcapil sudah mengeluarkan 8 produk yang disertai dengan barcode yang sudah terverifikasi sehingga dalam proses pengecekan keaslian dokumen kependudukan seperti akta perempuan anak, akte kematian, akte kelahiran, akte cerai, kartu keluarga dapat dicheck secara langsung.

“Kita ingin jangan sampai ada masyarakat yang susah dalam melakukan pembuatan dokumen kependudukan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dengan adanya MoU ini, pihaknya akan mudah melihat pembaruan status warga Kabupaten Cirebon. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • ztqczrx

    cheap viagra overnight cheap viagra safe [url=https://topedstoreusa.com/#]cheapest 20 mg ...

    View Article
  • uqvfhdt

    order cialis black cialis discount you <a href=https://topedstoreusa.com/#>can you ...

    View Article
  • ztemxln

    order cialis online no prescription real viagra sale online ...

    View Article
  • hauykiz

    viagra buy england cialis pills south africa <a href=https://topedstoreusa.com/#>how ...

    View Article