Diduga Debt Collector BAF Tasik Tarik Paksa Motor di Jalan

By Reaksi Nasional 21 Mar 2018, 09:43:56 WIBHukum&Kriminal

Diduga Debt Collector BAF Tasik Tarik Paksa Motor di Jalan

Keterangan Gambar : Ilustrasi (ist)


Oleh Rudi Irawan

REAKSI TASIKMALAYA - Nasabah yang menunggak cicilan kendaraan bermotor perlu berhati-hati saat mengendarai kendaraan di jalan raya. Bisa saja kendaraan tersebut, diambil paksa oleh debt collektor (DC). Seperti yang dialami Rustam Pakaya (42), warga Cilolohan Kota Tasikmalaya belum lama ini dirinya harus merelakan sepeda motor  yang dikendarainya disita oleh DC.

Dia menuturkan, saat itu ia dalam perjalanan  menuju daerah Jalan BKR, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya untuk menengok saudaranya yang sakit. Sejak keluar dari area perumahaan, Rustam merasa diikuti dua pria yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Megapro.

“Tiba-tiba saya dihentikan di jalan dan mereka meminta sepeda motor saya katanya dari pihak leasing BAF (Bussan Auto Finance) karena cicilan sepeda motor saya nunggak,” kata Rustam kepada Reaksi, Selasa (20/3/2018).

Kepada Reaksi Rustam mengakui, ia menunggak cicilan selama dua bulan. “Saya belum ada uang untuk membayar cicilan, makanya nunggak, kalau ada uang pasti saya bayar cicilan saya itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat DC menarik motornya, ia diminta untuk mengurus di kantor leasing BAF, yaitu kembali membayar cicilan yang tertunggak. Jika tidak, motor satu-satunya milik itu akan dijual ke orang lain oleh pihak leasing.

Menurut salah satu pegawai BAF Cabang Kota Tasikmalaya yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menugaskan DC atau pihak manapun untuk menarik sepeda motor di jalan.

“Kami disini tidak memerintahkan pihak DC manapun untuk menarik motor, coba bapak tanya saja kepada yang bersangkutan diluar kantor,” ujarnya

Sementara itu, salah satu Debt Collector BAF Cabang Kota Tasikmalaya Ateng mengatakan bahwa sepeda motor milik Rustam yang sudah disita itu sudah dibawa rekanya ke kantor salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Ahmad Yani, Kota Tasikmalaya.

“Motor bapak sudah diamankan teman saya di kantor di Jalan Ahmad Yani, coba susul aja ke sana,” jelas Ateng.

Kemudian, oknum ketua ormas yang berinisial AHM membenarkan hal itu bahwa motor milik Rustam ada di kantornya dan tidak bisa diambil kecuali harus menebusnya sebesar Rp1,2 juta.

“Kalau mau nebus Rp1,2 juta silakan ambil motornya, bila tidak terpaksa saya input motornya ke leasing,” ancam AHM.

Terpisah, Pengurus Gabungan Inisiatif Barisan Siliwangi (Gibas) Kota Tasikmalaya Pirman mengatakan, penarikan secara paksa kendaraan bermotor yang dilakukan DC bisa dikategorikan sebagai tindak pidana.

“Jika DC merampas barang Anda segera laporkan ke polres, ini bisa dijerat Pasal 368 dan Pasal 365 KUHP Ayat 2,3 dan 4 junto Pasal 335, sedangkan permintaan penebusan sepeda motor yang dilakukan oknum ketua ormas tersebut bisa dikategorikan pidana pemerasan,”  kata Pirman. ***

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • xqduekx

    buy viagra riyadh cialis c20 pills [url=https://topedstoreusa.com/#]can you really order ...

    View Article
  • pbfskvh

    cialis online buy buy viagra euro <a href=https://topedstoreusa.com/#>cheapest ...

    View Article
  • oxyoxpt

    buy cialis for daily use legal buy cialis online [url=https://topedstoreusa.com/#]buy ...

    View Article
  • lmrvcim

    cheap generic cialis uk buy viagra online cheap uk <a ...

    View Article