Diduga Hambat Pencari Informasi, Kasudin SDA Jakbar Pasang Alat Sidik Jari di Pintu Kantor

By Reaksi Nasional 16 Okt 2019, 15:25:06 WIBMegapolitan

Diduga Hambat Pencari Informasi, Kasudin SDA Jakbar Pasang Alat Sidik Jari di Pintu  Kantor

Keterangan Gambar : Pintu ruangan masuk kantor Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat dipasang alat akses pintu sidik jari, Rabu (16/10/2019)


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA- Kasudin Sumber Daya Air, Kota Administrasi Jakarta Barat, Purwanti, memasang alat Doror Accses Fringer Print, atau print sidik jari di pintu utama masuk kantor. Akibatnya para pencari berita atau informasi menjadi terhambat  untuk bisa masuk kantor tersebut.

Seperti pada, Rabu (16/10) saat Reaksi ingin konfirmasi ke ruangan Kasudin SDA Jakarta Barat, pintu masuk ruangan terkunci dengan door access fringer print atau akses pintu sidik jari. Selain pengawai tidak bisa masuk ruangan kantor, terkecuali menggedor gedor dengan keras, sehingga pintu akan dibuka pengawai.

Saat wartawan Reaksi konfirmasi kenapa dipasang akses pintu sidik jari, beberapa pengawai menuturkan supaya wartawan atau LSM tidak bisa masuk. “Hal ini sesuai instruksi Kasudin, Purwanti,” tuturnya.

Saat Reaksi menghubungi Purwanti melalui telepon genggam dan melalui Watshapp tidak ada jawaban apapun, sementara hendphone dia dalam keadaan aktif.

Sementara Iman, Kepala seksi pemeliharaan SDA Jakarta Barat, saat dihubungi melalui watshapp menjelaskan, terkait pintu ruangan masuk dipasang door access fringer print. “Ane ngak ngerti tau-tau sudah dipasang alat begituan,” tuturnya dalam Watsaf.

Namun ketika Reaksi menghubungin langsung, tidak ada respon dari pejabat tersebut.

Sugiono, Kasudin Kominformati Jakarta Barat yang dikonfirmasi Reaksi mengatakan, terkait door access fringer print menyebut hal tersebut kewenangan kasudin.

“Sepatutnya kasudin sumber daya air, tidak usah memasang alat seperti itu, karena hal tersebut membatasi ruang gerak media untuk meminta informasi, sesuai dengan instruksi gubernur provinsi DKI  Jakarta, alat sidik jari dipasang hanya untuk absen pegawai, dan bukan untuk alat penutup pintu. Nanti akan saya telepon kasudin sumber daya air,”  ungkapnya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment