Dikomplain Pasien, Oknum Dokter IGD RS Anna Medika Balik Marah-Marah

By Reaksi Nasional 07 Nov 2018, 15:12:14 WIBReaksi Bekasi

Dikomplain Pasien, Oknum Dokter IGD RS Anna Medika Balik Marah-Marah

Keterangan Gambar :


Oleh Elifer Sidabutar

REAKSI BEKASI - Oknum dokter umum IGD Tumah Sakitr (RS) Anna Medika, Jalan Perjuangan, Harapan Baru, Bekasi Utara, Kota Bekasi beradu mulut dengan pasien pengguna kartu sehat saat dikomplain pasien karena obat infus pasien habis, tapi tidak diganti petugas RS.

Diena Amalia warga Kecamatan Bekasi Utara yang didiagnosa vertigo ini merasa tidak diperhatikan dokter saat obat infus miliknya sudah habis.

"Saya masuk RS malam sekitar jam 21.00, saya diharuskan rawat inap, suami saya sudah selesaikan pemesanan kamar rawat inap dan sudah mendapatkan kamar. Tapi hingga pagi hari saya masih di ruang IGD dan obat infus yang sudah habis dibiarkan begitu saja," ungkap Diena, pasien RS Anna Medika, Bekasi Utara, Selasa (6/11/2018).

Diena mengatakan, dirinya komplain karena hingga pagi hari yang masih berada di IGD dan infus terkondisi habis tidak segera diganti petugas.

Sayangnya komplain Diena (pasien) ditanggapi dr Habibi sebagai dokter umum yang berjaga di RS Anna Medika ini dengan nada marah.

"Saya tanya kenapa infus nggak diganti dan tidak dipindahkan ke kamar rawat inap, si dokter marah-marah minta saya sabar. Si dokter juga bilang bahwa dirinya sudah capek, bahkan saya dengar si dokter berbicara dengan para perawatnya “ini udah dari semalem, gua capeklah, kalau dia ngamuk ya gua amukin lagi”. Suami saya langsung tegur si dokter," keluh pasien.

Konflik tersebut membuat Hamzah, suami pasien angkat bicara. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah berusaha berbicara kepada dokter dengan cara baik.

"Si dokter saya tegur dengan baik-baik agar tidak memperlakukan pasien dengan marah-marah, tapi dokter itu tidak pedulikan saya, dan tetap beradu mulut dengan istri saya. Saya hampiri si dokter, si dokter cuma bilang “saya capek pak, saya sudah tangani juga, makanya bapak kasih tau tuh istrinya suruh sabar”. Si dokter malah menyalahkan saya. Selepas konflik, obat baru diurus si dokter," tutur suami pasien di ruang IGD RS Anna Medika.

Wartawan Reaksi berbincang dengan salah satu perawat RS Anna Medika Bekasi Utara. (REAKSI)

Menurut keterang Hamzah, saat ditemui dr Habibi yang bertugas jaga di RS Anna Medika Bekasi Utara mengatakan bahwa dirinya terkondisikan capek dan pasien tidak sabar.

"Saya sudah hubungi dokter spesialis, saya mau pasien sabar, saya sudah capek pak," ungkap dr Habibi.

Dari kejadian itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menjelaskan sangat menyayangkan konflik yang terjadi antara pasien dengan oknum dokter umum RS Anna Medika Bekasi Utara.

"Saya sayangkan kejadian itu. Oknum dokter itu menyalahi kode etik, seharusnya pasien ditangani dengan ikhlas dan lembut, saya akan hubungi direkturnya," ucap Tanti.

Saat Reaksi konfirmasi ke pihak RS Anna Medika, Rabu (7/11/2018) terkait hal itu, tidak ada orang satu pun memberikan keterangan, bahkan terkesan dipimpong pihak rumah sakit dan sekuriti yang menyuruh menunggu hingga waktu yang tidak jelas hingga berita ini diturunkan. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Creditos Y Prestamos Personales On Line 31 Okt 2019, 11:26:53 WIB

    Como Dinero Rapido Tasa De Interes Prestamos Personales https://prestamosonline.space/rancho-palos-verdes-ca/ Dinero En 24 Horas Quien Presta Dinero Rapido Y Facil Comparador De Creditos Personales

View all comments

Write a comment