Disparbud Luncurkan Siraru untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

By Reaksi Nasional 10 Okt 2019, 14:50:49 WIBJabar dan Banten

Disparbud Luncurkan Siraru untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Keterangan Gambar : Kadisparbud Dedi Taufik.


Oleh Ferry Ardiansyah & Herry Juhana

REAKSI BANDUNG - Kekayaan alam dan keberagaman adat istiadat serta budaya yang dimiliki Provinsi Jawa Barat sangat besar. Berdasarkan data, daerah ini memiliki 1.924 destinasi wisata dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Untuk menggenjot angka kunjungan wisatawan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwista dan Kebudayaan (Disparbud) sudah memiliki formula melalui pendekatan digital.

Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya kini memiliki Sistem Pariwisata Terpadu (Siraru) yang dapat mengitegrasikan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota dan stake holder penyedia jasa wisata.

"Siraru ini adalah dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata," ujar Dedi di sela soft launching Siraru, di Aryaduta Hotel, Kota Bandung.

Dia menyampaikan, program Siraru ini dapat diakses masyarakat melalui ponsel pintar yang dapat diunduh melalui playstore. Isinya berkaitan dengan informasi dari mulai kuliner, hotel, juga transportasi yang dapat digunakan menuju lokasi tempat wisata.

"Siraru ini akan kita launching bersamaan dengan West Java Festival bulan November nanti," katanya.

Dedi memastikan, beragam data lokasi pariwisata pada program Siraru terus diperbaharui secara bertahap. Untuk itu, ia menggandeng berbagai elemen, baik dari asosiasi hotel, travel, pelaku kuliner dan lain-lain."Kemudian domain yang berkaitan dengan pengisian (informasi) dan lain sebagainya itu akan diisi oleh Bjb," ucapnya.

"Ada empat kuadran disitu, ada intelegent tourisem servisis, ada nanti walking space, pasar digital dan ada MPD itu mobile posision data.

Bersamaan dengan soft launching Siraru, pihaknya pun melaksanakan Fucus Grup Discusion (FGD) yang melibatkan pihak terkait. Di mana pada kegiatan ini dihadiri pula oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), BJB, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Organda, Kepala Disparbud kupaten/kota dan OPD terkait.

"Kemudian FGD ini dengan Bappeda tentang perencanaan dan penganggaran.  Jadi kita kolaborasikan semuanya," pungkasnya.(R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • NebkvoGlalf

    I was really itching to tails of some wager some change on some sports matches that ...

    View Article
  • MhciohGlalf

    I was actually itching to treat some wager some change on some sports matches that ...

    View Article
  • bitcoinmerch

    I'm gone to say to my little brother, that he should also pay a quick visit ...

    View Article
  • aztvtiuysu

    generic cialis <a href="http://usaviagline.com/">buy viagra canada</a> ...

    View Article