GMBI Adukan Polres Cirebon ke Propam dan Irwasum Mabes Polri
Terkait Kasus BMT Global Insani

By Reaksi Nasional 18 Nov 2019, 11:59:58 WIBHukum&Kriminal

GMBI Adukan Polres Cirebon ke Propam dan Irwasum Mabes Polri

Keterangan Gambar :


Oleh Hafidzudin  

REAKSI CIREBON – Penanganan kasus BMT Global Insani dan PT. Surabraja Mandiri belum juga tuntas. Diduga dalam proses penyidikan yang dilakukan Polres Kabupaten Cirebon terhadap kasus tersebut, tidak sungguh-sungguh alias setengah hati. Padahal berdasarkan release Kapolres Kabupaten Cirebon yang dimuat sejumlah media pada Januari 2019 lalu, penyidik sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Namun sampai saat ini kasusnya belum juga dipersidangkan di hakim PN Sumber.

Ketua DPD LSM GMBI Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengatakan, kasus investasi bodong BMT Global Insani yang merugikan nasabah sebesar Rp 77 miliar itu, sudah lama berada di meja penyidik Polres Kabupaten Cirebon. Namun sampai saat ini tersangka yang ditetapkan penyidik, di antaranya HB, HA, YEB, AFB, ASK, dan HJ tidak ditahan.

“Kami LSM GMBI Cirebon Raya, selalu mengikuti perkembangan kasus BMT Global Insani dan PT. Surabraja Mandiri yang ditangani oleh Polres Kabupaten Cirebon. Hampir 1 tahun setelah penetapan tersangka, belum juga ada kejelasan tentang kepastian hukum perkaranya. Apakah memang penyidikannya dihentikan atau masih berjalan. Selama ini tidak ada kejelasan. Bahkan tersangkanya pun tidak ditahan, ada apa? Apakah memang ada yang menjamin atau seperti apa?” ungkap Maman, Sabtu, (16/11/19).

Maman menyampaikan, kasus investasi bodong itu dimulai sejak tahun 2011 hingga 2017 dan telah merugikan uang nasabah sebanyak Rp 77,98 miliar dengan total 4.300 orang.

Informasi tersebut, menurutnya, sesuai dengan isi release Kapolres Kabupaten Cirebon AKBP Suhermanto kepada sejumlah media pada 31 Januari 2019 lalu. Kapolres Kabupaten Cirebon mengatakan saat itu di sejumlah media, yang sudah diperiksa oleh Polres sebanyak 39 orang sebagai saksi. Dan, yang melapor di posko pengaduan korban BMT Global Insani sebanyak 144 orang.

“Melihat dari jejak kasus tersebut, seharusnya sudah ada perkembangan yang mengarah ke penuntasan perkara. Namun sampai detik ini penyidik Polres Cirebon belum juga melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon,” jelas Maman.

Masih menurutnya, mereka yang menjadi tersangka merupakan para elite perusahaan tersebut, yakni HB sebagai direktur utama PT Surabraja Mandiri, HA selaku komisaris PT Surabraja Mandiri, SKY sebagai direktur BMT Global Insani, YEB selaku direktur I PT Surabraja Mandiri, AFB selaku direktur II PT Surabraja Mandiri, dan HJ sebagai manager operasional BMT Global Insani.

“Dalam kasus penipuan berkedok investasi tersebut, Kapolres Cirebon pernah mengatakan tersangka dapat dikenakan Pasal 9 ayat 1 Juncto Pasal 5 ayat 1 juncto Pasal 22 UU RI Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Akan tetapi, pada kenyataanya sampai saat ini, tersangka masih bebas berkeliaran dan penanganan perkaranya juga tidak jelas,” kata Maman.

Lanjut Maman, atas persoalan tersebut, dirinya selaku Ketua DPD LSM GMBI Cirebon Raya mengadukan penanganan penyidikan Polres Kabupaten Cirebon itu ke Propam dan Irwasum Mabes Polri. Bahkan sejumlah institusi tinggi negara juga dikirimi surat pengaduan tersebut di antaranya Presiden RI, Ketua Komisi III DPR RI, Ketua Kompolnas, Ketua Komnas HAM, Kapolri, Karowassidik Mabes Polri, Kapolda Jawa Barat, Irwasda Polda Jabar, Propam Polda Jabar dan Ditreskrimsus Polda Jabar.

Masih menurut Maman, pengaduan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian LSM GMBI dalam mewujudkan penegakan hukum yang bersih, profesional dan jauh dari praktek KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme).

Dalam isi surat DPD LSM GMBI Cirebon Raya Nomor : 145/LSM-GMBI/Distrik-Crb/XI/2019 tanggal 12 November 2019 yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia u.p Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri, LSM GMBI menyampaikan Pengaduan Masyarakat (Dumas) mengenai macet dan mangkraknya serta mandulnya proses perkara hukum (penyidikan) di Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Nomor : B/1039/V/2019/Dit Reskrimsus tertanggal 8 Mei 2019.

“Kami LSM GMBI Cirebon Raya selaku pelapor mengharapkan keadilan dan kepastian hukum terkait dengan perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Perbankan Syariah yang dilakukan oleh BMT Global Insani dan PT Surabraja Mandiri,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, penegakan hukum di Kabupaten Cirebon dapat benar-benar ditegakkan sesuai dengan asas-asas keadilan hukum, bahwa semua orang dipandang sama hak, harkat dan martabatnya di hadapan hukum. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • phfgdtl

    buy cialis online with mastercard buy cialis canada no prescription ...

    View Article
  • ttyguzy

    cheap cialis online pharmacy buy genuine pfizer viagra uk <a ...

    View Article
  • ztqczrx

    cheap viagra overnight cheap viagra safe [url=https://topedstoreusa.com/#]cheapest 20 mg ...

    View Article
  • uqvfhdt

    order cialis black cialis discount you <a href=https://topedstoreusa.com/#>can you ...

    View Article