Indonesia Juara II Adu Ketrampilan di Thailand

By Reaksi Nasional 05 Sep 2018, 21:03:55 WIBNasional

Indonesia Juara II  Adu  Ketrampilan di Thailand

Keterangan Gambar : teks photo : Delegasi Indonesia tampak sumringah setelah berhasil meraih juara ke II dalam perhelatan adu ketrampilan di ASC ke 12 di Bangkok


REAKSI JAKARTA – Tim Indonesia berhasil meraih juara kedua dalam perhelatan adu ketrampilan di Asean Skill Comptetition (ASC) ke 12 di Bangkok. Prestasi ini dinilai cukup membanggakan karena tim Indonesia berada di bawah Thailand sebagai tuan rumah. Sedangkan juara ke tiga dan keempat diperoleh Vietnam dan Malaysia.

Dalam adu ketrampilan itu tim Indonesia berhasil menyabet 13 medali emas, 6 perak, 8 perunggu dan 7 diploma dari . Sedangkan Thailand menjadi juara umum dengan meraih 16 emas, 4 perak, 3 perunggu dan 13 diploma.

Ketua Delegasi ASC Indonesia, Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono mengatakan, perolehan medali itu merupakan hasil maksimal yang mampu dipersembahkan putra putri terbaik Indonesia, meski dalam berbagai hal masih perlu mendapatkan perbaikan lagi.

“Mereka sudah menunjukan hasil maksimal. Rata-rata nilai yang mereka peroleh lebih tinggi dibanding Thailand. Kita memperoleh nilai 717,66 dengan 44 peserta di 22 kejuruan sedangkan Thailand memperoleh nilai 707, 81 dengan 52 peserta di 26 kejuruan,” kata Satrio dalam rilisnya yang diterima Renas, Rabu (5/9).

Ia menyebutkan, jika dilihat dari perolehan nilai rata rata itu, Indonesia masih yang terbaik mencatatkan prestasinya. Perolehan medali Thailand lebih banyak karena mereka mengikuti semua kejuruan yang dilombakan, sementara Indonesia hanya mengikuti 22 kejuruan.

Perhelatan adu ketrampilan itu dilaksanakan sejak 31 Agusutus – 3 September 2018. Upacara penutupan ASC ke 12 itu dilaksanakan di IMPACT Muang Thong Thani, Thailand, yang ditutup Deputy Prime Ministers and Minister of Defence Jenderal Prawit Wongsuwon. Hadir dalam upacara penutupan Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi.

Dalam kesempatan terpisah tenaga ahli di kejuruan Fashion Technology, Nathanel Suryadi, mengaku bersyukur karena dua anak muda binaannya mampu merebut medali emas dan perak.

“Fashion techonolgy selalu mendapatkan medali sejak ASC 2006. Tahun ini kita bisa mempersembahkan medali emas dan perak. Implementasi standar keahlian yang dilombakan di ASC, seharusnya bisa diterapkan di lembaga pelatihan di Indonesia sehingga pesertanya memiliki standar keahlian level ASEAN. Monitoring dan evaluasi juga menjadi suatu hal wajib karena setiap tahunnya terjadi perubahan standar keahlian/ keterampilan,” sarannya. (fre/R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment