Kasudinhub Ajak Pengendara Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

By Reaksi Nasional 06 Jul 2021, 15:29:18 WIBMegapolitan

Kasudinhub Ajak Pengendara Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Keterangan Gambar : Kasudishub Jakarta Barat, Erwansyah di lokasi penyekatan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakbar.


Oleh Khairuddin Sinambela & Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Pada hari ke empat pelaksanaan kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di lokasi titik penyekatan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat masih menjadi perhatian serius dari petugas.

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Kasudinhub) Jakarta Barat, Erwansyah mengatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 30 personel untuk melakukan penjagaan di lokasi titik penyekatan PPKM darurat Jalan Raya Daan Mogot, Kalideres dari arah Tangerang menuju Jakarta.

"Kepadatan volume kendaaran di Jalan Daan Mogot lebih menonjol hingga menjadi fokus perhatian lebih bagi personel gabungan di lokasi," jelas Erwansyah kepada awak media, Selasa (6/7/2021).

Oleh sebab itu, petugas terus berjaga di lokasi titik penyekatan untuk mengurai antrian panjang yang sempat terjadi pada hari sebelumnya di Jalan Daan Mogot dari Tangerang ke arah Jakarta. Hal ini disebabkan banyaknya kendaraan yang masih berupaya masuk ke Jakarta saat pelaksanaan PPKM darurat.

Saat hari pertama diberlakukannya PPKM darurat di Jalan Daan Mogot antrian kendaraan mencapai panjang 1 km dan pada hari ke empat ini, Selasa 6 Juli 2021 tepatnya pukul 07.22 WIB kepadatan kendaraan hanya mencapai sekitar 105 meter. Namun, dalam waktu satu jam berikutnya sekitar pukul 08.22 WIB volume kendaraan mengalami penurunan sudah terpantau lancar dan tidak terjadi kemacetan lagi.

Ia juga menegaskan, aparat petugas gabungan yang terdiri dari personel TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub selalu memberikan imbauan dan sosialisasi kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor terkait pelaksanaan PPKM darurat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita menempatkan anggota untuk mengatur lalulintas berkolaborasi dengan pihak TNI- Polri dan Satpol PP. Selain itu dari evaluasi PPKM darurat di Jalan Daan Mogot, pihak dishub juga menambahkan jumlah Movable Concrete Barrier(MCB) plastik untuk penyekatan jalan," katanya.

"Masyarakat yang diperbolehkan melewati penyekatan hanya pekerja sektor esensial dan kritikal. Selain syarat tersebut pengendara akan diputar balikan sesuai aturan yang berlaku," tandas Erwansyah.

Selain itu ia membeberkan, bahwa pihaknya juga melakukan pemantauan dengan menggunakan drone. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan melihat situasi di jalanan lewat udara via drone sebagai upaya bahan evaluasi selama bertugas.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menyadari akan keadaan melonjaknya kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Diharapkan agar memahami aturan yang sedang di berlakukan oleh pemerintah guna pencegahan menyebarnya Covid- 19 untuk kepentingan kita bersama," pungkasnya.  (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment