Kemah Pers Indonesia, Wujud Nyata Panthelix

By Reaksi Nasional 15 Nov 2019, 13:26:33 WIBNasional

Kemah Pers Indonesia, Wujud Nyata Panthelix

Keterangan Gambar : Tamu Undangan Kemah Pers Indonesia


Oleh Banggas Rajagukguk.

REAKSI SUMUT- Antusiasme masyarakat Kecamatan Muara khususnya warga Pulo Sibandang begitu membuncah dengan diselenggarakannya KPI di Desa Sibandang,Kamis (14/11/2019) pukul 18.00 wib.

Pariwisata harus digenjot. Semua sepakat. Untuk itu, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Konsep pentahelix harus dijalankan. Pentahelix terdiri dari dua suku kata, penta yang berarti lima dan helix berarti jalinan. Lima unsur itu dikenal dengan ABGCM (Academy, Business, Government, Community, dan Media)

Acara resmi dibuka oleh Bupati Tapanuli Utara diwakili,Asisten I,Drs Parsaoran Hutagalung,turut hadir Kadis Kominfo Tapanuli Utara,Polbudi Sagala,Kadis Pariwisata Tapanuli Utara,B.Aritonang,Kadis Pariwisata Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Unggul Sitanggang,Kasat Binmas Polres Tapanuli Utara,AKP Bunyamin Pakpahan SH,Danramil Muara,Kapolsek Muara,Kepala Desa se Kecamatan Muara,para tokoh adat serta masyarakat setempat.

Ketua Umum DPP SPRI, Heintje Grontson Mandagie, mengajak seluruh jurnalis yang hadir agar menulis pemberitahuan dan promosi pariwisata Danau Toba yang menjadi super prioritas pengembangan pariwisata nasional,saat memberikan kata sambutannya.

Camat Muara,Josua Napitupulu sebelumnya Camat Pangaribuan dan baru 2 (dua) bulan menjabat di Kecamatan Muara sangat mendukung dengan kegiatan Kemah Pers Indonesia.

Josua berharap dengan acara KPI tersebut,Pulo Sibandang semakin dikenal dunia,yang utama pembangunan semakin meningkat,peningkatan kualitas air bersih yang sehat,kiranya penggiat wisata semakin melirik wisata Pulo Sibandang dan mempekerjakan masyarakat lokal yang ada di Pulo Sibandang ketika pembangunan sudah berjalan nanti.

Ada yang menarik dari sambutan opung Metra Rajagukguk mewakili tokoh masyarakat Sibandang. Ia diberi kesempatan pertama memberi sambutan. Dengan langkah sedikit tertatih, lelaki uzur yang masih bersemangat itu, menyatakan kegembiraannya atas penyelenggaraan KPI di Pulau Sibandang.Kertas pidato di tangan, tampak bergetar-getar akibat jepitan jari-jemarinya yang lemah karena faktor usia. Dengan kacamata minusnya, ia pun membacakan teks pidato yang padat dan sangat informatif. “Pulo Sibandang terbuka bagi siapa saja yang datang. Bahkan terbuka bagi siapa saja yang hendak mengembangkan pariwisata di sini. Satu hal yang pasti, seluruh tanah di pulau ini tidak ada yang dijual,” ujarnya tegas, seraya menambahkan, “tapi… kalau sewa, boleh…..”

Itulah kearifan lokal yang dipegang teguh masyarakat Pulo Sibandang secara turun-temurun. “Dari kakek moyang kami,hingga hari ini dan seterusnya, tidak sejengkal tanah pun di Pulo Sibandang yang dijual. Ini tanah warisan leluhur yang kami lestarikan sampai kapan pun. Jika ada yang ingin berusaha di Sibandang, kami menyambut dengan tangan terbuka. Silakan berusaha dengan sistem menyewa,” paparnya. 

Kepala Desa Untemungkur,Jusman Sianturi yang mewakili dari 15 Desa se Kecamatan Muara,mengibaratkan Sibandang dengan pemandangan pantai Muara adalah tempat terindah di Tapanuli Utara.Ia laksana siboru nauli (gadis cantik),papar dia dalam kata sambutannya.

Jusman Sianturi yang mewakili dari 15 Desa yang ada di Kecamatan Muara, mengucapkan banyak terimakasih dan sangat mendukung dengan acara tersebut.Jusman berharap kepada seluruh insan Pers yang bergabung di Kemah Pers Indonesia untuk tetap ikut serta dalam membangun wisata yang ada di Kecamatan Muara khususnya Pulo Sibandang.

Sementara peserta Kemah Pers Indonesia yang umumnya wartawan dan pemimpin redaksi dari berbagai daerah seperti Padang,Medan,Padang Sidempuan,Jakarta,Bekasi hadir 50 orang jurnalis dalam acara tersebut.

Tim penyelenggara Kemah Pers Indonesia mengapresiasi kesigapan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Muspika Kecamatan Muara serta masyarakat Pulo Sibandang menyambut positif acara Kemah Pers Indonesia di Pulo Sibandang.

Acara turut dimeriahkan dengan tarian tor-tor buhit yang dibawakan oleh,Putri Indah Florens Siburian,Aprilia Sianturi,Triwahyuni Sianturi,Nursah Gebrina Sianturi dan Chrismesi Simbolon dari SMP Negeri Muara dan tari hoda-hoda dari Desa Sampuran.Tamu undangan yang hadir diperkirakan 500 orang.(Tim)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • orqsuan

    cheap cialis sydney cialis discount code [url=https://hqcialismht.com/#]cialis wholesale ...

    View Article
  • fyzuznmflw

    Seal a algorithmic travel is in fact entirely unobstructed not only to congratulate ...

    View Article
  • exafdqk

    tadalafil tablets ingredients buy cheap tadalafil 20mg ...

    View Article
  • knedgkg

    cheap cialis online no prescription best price tadalafil 20 mg ...

    View Article