MPR: Masyarakat Betawi Miliki Toleransi Pluralisme Tinggi

By Reaksi Nasional 03 Jun 2018, 16:55:06 WIBParlementaria

MPR: Masyarakat Betawi Miliki Toleransi Pluralisme Tinggi

Keterangan Gambar :


Oleh Riza Surbakti

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menilai, masyarakat (orang) Betawi memiliki toleransi pluralisme yang sangat tinggi. Karenanya, untuk mempelajari hal tersebut tak perlu jauh-jauh.

"Untuk memahami pluralisme belajarlah dari masyarakat Betawi. Orang Betawi memiliki toleransi dan pluralisme yang luar biasa. Untuk belajar pluralisme tidak perlu jauh-jauh,"seru Muzani saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Kantor DPD Forkabi Jakarta Selatan, Cipete, Jakarta, Sabtu (2/6).

Pada  kesempatan itu, ia pun menjelaskan tentang pilar Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan suku, agama, dan ras, merupakan sebuah takdir yang tidak perlu dipermasalahkan. "Perbedaan dan kebhinnekaan Indonesia merupakan kekuatan. Karena itu, bangsa Indonesia jangan mudah dipecah-belah dan diadu-domba karena keragaman dan kebhinnekaan," ujar Muzani.

Pimpinan MPR dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga menegaskan, bangsa Indonesia tidak boleh dipecah-belah hanya karena keragaman dan kebhinnekaan. Sebab, memang ada usaha-usaha untuk memecah belah. Dalam konteks kebhinnekaan itulah, Muzani mencontohkan masyarakat Betawi yang sangat terbuka, menerima perbedaan suku, ras, dan bahasa.

"Di Betawi (Jakarta) orang (pendatang) dari berbagai suku bisa hidup damai. Orang Betawi tidak pernah iri dengan orang dari daerah lain. Inilah contoh pluralisme masyarakat Betawi yang luar biasa," urainya. Muzani pun menuturkan, di tahun 1945, penduduk Jakarta saat itu sekitar 500.000 jiwa. Sekarang, penduduk Jakarta diperkirakan sekitar 8 juta jiwa.

Sosialisasi Empat Pilar MPR ini, lanjut Muzani, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan Forkabi. "Sosialisasi ini untuk menanamkan kesadaran yang kuat tentang Pancasila pada anggota Forkabi agar sebagai warga negara memiliki bangsa ini," sambungnya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menyerukan agar bersatu mengedukasi masyarakat untuk melawan praktek politik uang dalam Pilkada dan Pemilu.

"Kita lawan bersama-sama money politics. Karena money politics merusak demokrasi dan menyuburkan korupsi," ujar Zulkifli saat berbuka puasa bersama dengan Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Dewan Da'wah Islamiyah, Al Jamiatul Washliyah di Rumah dinasnya, di Widyachandra, Jakarta, Kamis (31/5).

Pada pertemuan yang juga Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Mohamad Siddik, Ketua Umum Al Jamiatul Wasliyah Yusnar Yusuf dan Ketua Umum Tarbiyah PERTI Basri Bermanda itu, ia mengungkapkan, sekarang adalah jaman demokrasi yang dalam pemilihan umum berlaku one man, one vote. Karena itu dalam Pemilu jangan memilih berdasarkan uang, utang budi, atau sembako.  (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • orqsuan

    cheap cialis sydney cialis discount code [url=https://hqcialismht.com/#]cialis wholesale ...

    View Article
  • fyzuznmflw

    Seal a algorithmic travel is in fact entirely unobstructed not only to congratulate ...

    View Article
  • exafdqk

    tadalafil tablets ingredients buy cheap tadalafil 20mg ...

    View Article
  • knedgkg

    cheap cialis online no prescription best price tadalafil 20 mg ...

    View Article