PAD Menurun, Diduga Akibat Adanya Dinasti Dirut PDAM – TB

By Reaksi Nasional 10 Okt 2019, 20:26:55 WIBReaksi Bekasi

PAD Menurun, Diduga Akibat Adanya Dinasti Dirut PDAM – TB

Keterangan Gambar :


Oleh Sihar Pardede

REAKSI BEKASI- Direktur utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi, Bekasi  diduga telah merubah tatanan perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)  PDAM Tirta Bhagasasi (TB) menjadi dinasti.

Pasalnya, Dirut PDAM Tirta Bhagasai Usep Rahman Salim diduga telah memasukan anak menantu,adik ipar, adik kandung dan keponakan ke jajaran  PDAM- TB tanpa mengikuti peraturan pemerintah ( pp) 54 tahun 2017.

Demikan hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pinpinan Cabang Lembaga Swadaya masyarakat  Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (DPC LSM Forkorindo)  Kamis (10/10/19) .

“Ini merupakan pembentukan Dinasti di tubuh PDAM Tirta Bhagasasi , padahal di PP 54  tahun 2017 , dimana dalam pasal 30 tersebut berbunyi setiap orang dalam pengurusan BUMD dalam 1( satu) daerah dilarang memiliki hubungan keluarga sampai derajat ketiga berdasarkan garis lurus ke atas,ke bawah, atau ke samping,termasuk yang timbul karena perkawinan.karena hal ini akan memimbulkan kolusi korupsi dan nepotisme ( KKN) dan ini bisa dikatakan memperkaya diri sendiri,” ujar Herman Sugiharto.

 Herman menambahkan, menurut informasi dari berbagai sumber RS selaku kemonakan Dirut menjabat Kepala Bagian Pertimbangan Tehnik dan YF (menantu)  sebagai pertimbangan tehnik  PDAM Tirta Bhagasasi, serta WND (anak) sebagai hubungan pelanggan cabang Pocol Kota Bekasi.

“ Untuk itu , saya berharap penegak hukum  segera memeriksa Dirut PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman, karena ada dugaan Dirut PDAM melanggar PP 54 Tahun 2017   demi menjaga ketertiban dalam pengelolaan BUMD, dan bersih dari KKN,” ujarnya.

Selain itu, tambah Herman, mengharapkan kepada walikota serta bupati bekasi agar segera mencopotnya karena diduga  melanggar pp 54 ,tahun 2017 pasal 30. “Karena jika dibiarkan maka perusahaan BUMD tersebut akan mengalami kebangkrutan akbiat pengelolaan PDAM Tirta Bhagasasi diduga melakukan  Dinasti keluarga besar dirut . salah satu contoh ditahun 2016 PAD dari PDAM Tirta Bhagasasi 12 milliar dan ditahun 2018 PAD 4Millar bahkan selama ini Pendapatan asli daerah (PAD) PDAM Tirta Bhagasasi setiap tahunya menurun,” tutupnya.

Di tempat terpisah pada hari yang sama, Kamis (10/10/2019)  Reaksi mencoba konfirmasi Yusmed Selaku  Kepala Bagian Hukum PDAM Tirta Bhagasasi  melalui telepon seluler membatah dikalatan selalu mengalami penurunan pendapatan.

"PAD  PDAM Tirta Bhagasasi setiap tahunnya naik,siapa bilang turun PAD PDAM Tirta Bhagasasi, tadi sudah saya cek dengan keuangan ,” ujarnya.

Sedangkan menanggapi PP 54 tahun 2017, Yusmet mengatakan salah dalam penafsiarannya.

“Anda salah penafsiran.  PP 54 tahun 2017 penafsiran untuk kepala Daerah, diantaranya Bupati dan walikota dan  keluarga kepala Daerah tidak boleh menjabat di BUMD satu daerah  memiliki hubungan keluarga sampai derajat ketiga berdasarkan garis lurus ke atas,ke bawah, atau ke samping,termasuk yang timbul karena perkawinan,” ujarnya.  (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article