Penanganan Sampah Bambu di Bendung Koja Butuh Alat Khusus

By Reaksi Nasional 16 Okt 2019, 10:19:27 WIBReaksi Bekasi

Penanganan Sampah Bambu di Bendung Koja Butuh Alat Khusus

Keterangan Gambar : Walikota Bekasi bersama tim gabungan membersihkan sampah bambu yang memenuhi Bendung Koja, Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi.


REAKSI BEKASI- Penanganan tumpukan sampah bambu di Bendung Koja, Kali Cikeas Jatiasih Kota Bekasi membutuhkan alat khusus seperti beko. Pasalnya, jika hanya menggunakan alat manual dipastikan memerlukan waktu cukup lama.

Tumpukan sampah bambu di Bendung Koja tersebut, sebenarnya mulai dibersihkan sejak Selasa (15/10/2019).

Pembersihan dan pengangkutan sampah bambu itu dilakukan petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, DLH Kabupaten Bogor, DLH Provinsi Jawa Barat, TNI maupun komunitas.

Bahkan  Walikota Bekasi Rahmat Effendi ikut terjun langsung dalam proses pengangkutan sampah bambu tersebut.

Pengangkutan dilakukan secara manual dikarenakan akses alat berat sulit masuk. Namun proses pengangkutan secara manual dirasa akan membutuhkan waktu cukup lama.

Rahmat Effendi pun menginginkan proses pengangkutan sampah bambu secara cepat.

"Kalau pakai manual lama, alat berat juga susah masuk ini. Kecuali kalau ada long arm beko itu yang bisa menyelesaikan dan itu juga butuh waktu lama, sebulanan lah, karena kondisi eksisting untuk sampah yang sudah diangkat juga kendala di jalannya," kata Rahmat, Rabu (16/10/2019).

Terdapat sekitar 100 personil gabungan pada pengangkutan manual sampah bambu di bendungan tersebut. Proses pengangkutan akan terus dilakukan sampai bersih.

"Kita sedang mengusahakan long arm, kalau perlu kita pinjam dengan DKI karena DKI kan di Banjir Kanal Timur kan banyak, kalau memang kita buntu kita pinjam dengan pak gubernur," tambahnya

Kemudian langkah lain, kata Rahmat, yakni sampah bambu di Sungai Cikeas akan didorong ke aliran Sungai Bekasi di sekitar Perumahan Kemang Pratama.

Hal itu dilakukan agar ada akses untuk alat berat. "Nanti disitu bisa diangkut pakai alat berat.

"Intinya kita kebut dan terus kejar proses pengangkutannya sampai beres sebelum musim hujan," jelas dia.

Atas tumpukan sampah bambu ini, lanjut Rahmat, dirinya tak mau menyalahkan Kabupaten Bogor dan Depok meskipun hulu sungai itu dari kedua wilayah tersebut.

"Tapi ini kondisinya juga real dan kita tidak bisa menyalahkan Bogor atau Depok. Yang bisa kita patut salahkan kenapa masyarakat tidak sayang dengan sungai, karena di hulu itu ada hilir.

"Kalau di hulu baik, di hilir baik. Apalagi Kali Cikeas dan Kali Bekasi untuk bahan baku PDAM Tirta Patriot," paparnya. (adv)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • orqsuan

    cheap cialis sydney cialis discount code [url=https://hqcialismht.com/#]cialis wholesale ...

    View Article
  • fyzuznmflw

    Seal a algorithmic travel is in fact entirely unobstructed not only to congratulate ...

    View Article
  • exafdqk

    tadalafil tablets ingredients buy cheap tadalafil 20mg ...

    View Article
  • knedgkg

    cheap cialis online no prescription best price tadalafil 20 mg ...

    View Article