Penyekatan PPKM Darurat Duri Kosambi, Selain Sektor Essential dan Kritikal Dilarang Masuk Jakarta

By Reaksi Nasional 07 Jul 2021, 16:36:16 WIBMegapolitan

Penyekatan PPKM Darurat Duri Kosambi, Selain Sektor Essential dan Kritikal Dilarang Masuk Jakarta

Keterangan Gambar : Petugas menanyakan tujuan dan pekerjaan salah seorang pengendara yang mau masuk Jakarta.


Oleh Khairuddin Sinambela/Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Petugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat melakukan penyekatan di Jalan Raya Duri Kosambi tepatnya di pertigaan ABC, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (7/7/2021).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur yang terdiri dari personel TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub. Petugas berjaga dengan pemeriksaan yang cukup ketat. Mereka mempertanyakan kelengkapan surat serta tujuan pengendara yang menaiki kendaraan bermotor untuk masuk ke DKI Jakarta.

"Selain sektor essential dan kritikal tidak boleh masuk DKI Jakarta. Masyarakat juga diminta untuk saling bahu membahu guna membantu pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan mentaati aturan PPKM darurat," jelas Camat Cengkareng, Ahmad Faqih kepada Reaksi.

Penyekatan ini merupakan pembatasan mobilitas masyarakat, dimana yang bukan sektor essential dan kritikal harus putar balik serta pulang ke rumah karena tidak boleh masuk Jakarta sesuai dengan aturan pemerintah tentang PPKM darurat.

Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat supaya mematuhi aturan PPKM darurat, sehingga dengan demikian kita dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Tidak diperkenankan masuk wilayah Jakarta, untuk perusahaannya dikenakan sanksi segel. Ini soal perlindungan keselamatan manusia," tuturnya.

Selanjutnya ia juga berpesan kepada petugas, agar menyampaikan edukasi kepada masyarakat supaya lebih mengerti tentang kebijakan dan aturan pemerintah tersebut. Selain itu jangan lupa mengikuti protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19.  (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment