Polisi Duga Mayat dalam Koper di Bogor Dibekap dan Diracun

By Reaksi Nasional 12 Nov 2019, 14:03:22 WIBHukum&Kriminal

Polisi Duga Mayat dalam Koper di Bogor Dibekap dan Diracun

Keterangan Gambar : Kombes Edy Purnomo.


Oleh Marihot Pakpahan  

REAKSI BOGOR – Kasus penemuan mayat  dalam koper yang diduga korban pembunuhan masih belum terbongkar. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi  menduga korban tewas karena dibekap dan  juga diracun. 

Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Edy Purnomo ada dugaan korban pembunuhan yang mayatnya dimasukkan dalam koper di Bogor itu diracun.

"Sudah kita periksa, pengambilan sampel DNA. Proses identifikasi post mortem semua sudah diambilkan termasuk  sampel cairan urine, cairan dari mulut. Kemungkinan toksikologi ya, keracunan. Tapi kita lihat nanti apa ada indikasi ke sana atau tidak," kata Kombes Edy Purnomo  saat dihubungi wartawan, Selasa (12/11).

Selain itu, si korban diduga juga dibekap. Edy menyebut kemungkinan korban diracun setelah dibekap lalu dimasukkan ke dalam koper. 

"Bisa dibekap gitu terus diracun. Yang jelas kita melengkapi semua pemeriksaan.  Kalau penyidiknya bilang ada proses keracunan nah itu kita dalami racunnya apa, kalau ga ada ya kita berhenti," ujarnya.

Dari pemeriksaan jasad bagian luar, ditemukan luka benda tumpul di kepala dan wajah jenazah. 

"Hasil pemeriksaan sementara jenazah laki-laki, dengan luka-luka di wajah dan kepala.  Untuk identifikasi hari ini keluarganya belum ada yang datang, jadi belum bisa dilakukan identifikasi," tambah Edy.    

Korban yang diduga berusia 40 tahun dengan berat 60 kilogram itu diperkirakan  sudah meninggal lebih dari 5 hari. Diduga korban meninggal karena dibunuh.

"Kalau menurut dari proses meninggal, artinya post mortem, jenazah diperkirakan sudah lebih dari 5 hari karena proses pembusukan yang sudah lanjut. Yang pasti karena ini menyangkut proses identifikasi dan kasus pembunuhan kemungkinan besar pembunuhan jadi identifikasi kami utamakan baru nanti penyebab kematian dan proses pembunuhan lebih lanjut," ujar Edy.

Dia juga mengatakan,  mayat  korban yang diikat dengan lakban juga memperkuat dugaan pembunuhan. 

"Kalau kasat mata pasti pembunuhan, kenapa? Karena pertama, ditemukan di dalam koper. Kedua, pada saat di koper dilakukan difiksasi dengan isolasi lakban ya agar bisa masuk koper dan itu memang adalah untuk menghilangkan barang bukti," ujarnya.

Penemuan mayat pria dalam koper itu berawal dari laporan warga yang mengeluh bau busuk. Polisi kemudian turun tangan dan menemukan mayat dalam koper yang ada di pinggir jalan dekat hutan pinus di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu (10/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Mayat tersebut berada dalam koper berwarna biru tua. Kondisi mayat ditutup dengan selimut dan diplester. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • hgfyinijuz

    and Advil) suffocate multilayered denominators <a ...

    View Article
  • ijrnytclpo

    You must panel to sticking <a href="http://buycials.com/">buy cialis ...

    View Article
  • rigukzp

    buy real viagra online cheap viagra super active <a ...

    View Article
  • hwwwddh

    where can i buy viagra cheap cheap viagra us [url=https://viagramdtrustser.com/#]cheap ...

    View Article