Sambungan Baru PDAM Tirtawening Disubsidi tapi Tidak Gratis

By Reaksi Nasional 18 Nov 2019, 14:47:11 WIBJabar dan Banten

Sambungan Baru PDAM Tirtawening Disubsidi tapi Tidak Gratis

Keterangan Gambar : Dirut PDAM Sonny.


Oleh Ferry Ardiansyah & Herry Juhana

REAKSI BANDUNG - Direktur Utama PDAM Tirtawening,Sonny Salimi mengatakan pada 2020, akan digelar program subsidi pemasangan baru jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun ditegaskan, program ini tidak gratis.

Subsidi yang diberikan oleh pemerintah pusat Rp3 juta per sambungan langsung (SL) belum dapat menutupi seluruh kebutuhan pemasangan jaringan PDAM.

Karena itu, ketika melakukan pemasangan sambungan baru, petugas tidak hanya memasang pipa dinas ke meteran air milik pelanggan tapi juga terkadang harus memasang pipa jaringan distribusi baru, yang belum terkaver oleh pembiayaan subsidi program MBR dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut dikatakan Sonny, karena faktor teknis itulah pihaknya melakukan sharing pembiayaan dengan masyarakat. “Dengan nilai yang sebetulnya relatif terjangkau dibandingkan dengan manfaat besar yang akan diterima pelanggan selamanya, yaitu Rp 250 ribu per SL,” jelasnya kepada media  di Kantor PDAM Tirtawening Jalan Badak Singa kota Bandung.

Di luar itu, sebagai bentuk keseriusan masyarakat mengikuti program ini, pihaknya juga mengenakan biaya di muka untuk biaya langganan selama dua bulan ke depan sehingga masyarakat total dikenai biaya sebesar Rp 480 ribu secara flat ke setiap calon penerima manfaat.

Oleh karena itu jika terdapat perbedaan selisih besaran yang diminta dari biaya pemasangan yang sudah ditentukan, kata Sonny Salimi, hal itu pasti ulah oknum petugas.Ia berharap masyarakat dapat segera melaporkan oknum tersebut ke PDAM Tirtawening untuk ditindak.

"Setiap petugas resmi kami bekali identitas dan kuitansi resmi dari PDAM sehingga tidak mungkin macam-macam. Kalaupun ada yang macam-macam, berarti itu oknum. Tinggal dilaporkan saja kepada kami dengan menyertakan bukti-bukti. Potret oknum petugas tersebut beserta ID card yang dibawanya," terangnya.

Selain itu bila masyarakat masih merasa keberatan dengan ketentuan besaran nominal tersebut yang harus dibayarkan sekaligus pada hari pemasangan, pihaknya menyediakan program cicilan selama satu tahun untuk melunasi biaya itu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membandingkan terhadap besaran yang dibebankan dengan manfaat besar yang akan diperoleh selamanya.

"Jadi, kalau masih keberatan atau tidak setuju, silakan masyarakat berpikir kembali. Apakah mau terus-menerus membeli air? Untuk satu tangki kendaraan pengangkut air saja biayanya Rp 200 ribu dan itu hanya cukup memenuhi 2-3 hari, sedangkan ini untuk selamanya," ucapnya.

Bagi masyarakat yang berminat, juga akan dikenai biaya pendaftaran uang muka Rp 50 ribu sebagai komitmen. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya pembatalan sepihak dari calon pelanggan yang berpotensi dapat merugikan PDAM. “Rp 50 ribu ini nantinya akan dipotong dari total besaran biaya pemasangan yang telah ditetapkan, yaitu Rp 480 ribu,” pungkas Sonny. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • hgfyinijuz

    and Advil) suffocate multilayered denominators <a ...

    View Article
  • ijrnytclpo

    You must panel to sticking <a href="http://buycials.com/">buy cialis ...

    View Article
  • rigukzp

    buy real viagra online cheap viagra super active <a ...

    View Article
  • hwwwddh

    where can i buy viagra cheap cheap viagra us [url=https://viagramdtrustser.com/#]cheap ...

    View Article