Tidak Bayar Iuran BP Jamsostek, Dua Pengusaha Divonis Empat Bulan Penjara

By Reaksi Nasional 27 Jan 2020, 14:48:56 WIBNasional

Tidak Bayar Iuran BP Jamsostek, Dua Pengusaha Divonis Empat Bulan Penjara

Keterangan Gambar : Pengadilan Negeri Tanjung Balai memvonis empat bulan penjara kepada dua pengusaha yang dinilai tidak membayar iuran 256 jaminan sosial ketenagakerjaan pekerjanya.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Dua pengusaha dijatuhi hukuman empat bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Tanjung Balai, Senin, pekan lalu. Kedua pengusaha itu adalah Direktur Utama perusahaan tambang granit, PT KDH IG dan Direktur KDH MY.

Hakim memvonis kedua pengusaha itu karena menunggak atau tidak membayar iuran 156 jaminan sosial pekerja ke Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek ).

"Mengadili, dengan pidana penjara masing-masing selama empat bulan," kata Joko Dwi Atmoko saat membacakan putusan didampingi hakim anggota Yanuarni Abdul Gaffar dan Renny Hidayati, sebagaimana rilis Humas Kemenaker yang diterima Renas, Senin (27/1).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 55 Jo Pasal 19 Ayat (2) Undang Undang R.I. No. 24 Tahun 2011 Tentang BPJS Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana, sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU dalam persidangan sebelumnya yang menuntut kedua terdakwa hukuman penjara selama enam bulan.

Menanggapi putusan tersebut, Direktur Penegakan Hukum Kemnaker Iswandi Hari mengatakan, kasus ini akan menjadi pembelajaran bagi perusahaan lainnya yang tidak mematuhi perundang undangan.

“Saya berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi perusahaan untuk mentaati semua peraturan termasuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dan berupaya terus untuk melakukan penegakan hukum ketenagakerjaan,” katanya

Ia menyebutkan, aparat pengawasan dan PPNS Ketenagakerjaan, berhasil melakukan penindakan hingga P.21. Dengan  kasus ini, katanya menambahkan, ke depan semua pihak terkait harus mematuhi dan melaksanakan semua ketentuan hukum dan perundang undangan  yang berlaku, termasuk membayar iuran BP Jamsostek.

Kasubdit Penyidikan Tindak Pidana Norma Ketenagakerjaan dan K3, Agus Subekti  yang menyaksikan jalannya putusan vonis di PN Tanjung Balai Karimun juga berharap, putusan itu bisa memberikan efek jera dalam hal pemenuhan peraturan perundang-undangan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami telah melakukan pembinaan secara optimal, tetapi banyak perusahaan belum mentaati aturan yang telah diberikan, " katanya.

Ketua Majelis Hakim PN Tanjung Balai Karimun Joko Dwi Atmoko dalam putusannya menjatuhkan vonis kepada IG dan MY dijatuhi hukuman empat bulan penjara dipotong masa penahanan sementara.

Sementara itu, penasihat hukum kedua terdakwa Andry Ermawan, menyatakan pikir-pikir apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan majelis hakim tersebut. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • saitsImardrers

    hemp cbd http://hempcbdoilmgs.com/ cbd oil online <a ...

    View Article
  • uuhmxvigek

    can wane piano is due to the fact that them <a ...

    View Article
  • saitsImardrers

    cbd online http://hempcbdoilmgs.com/ buy cbd oil <a ...

    View Article
  • kqobtjqwch

    unwillingness and a Necrotic IV baking <a ...

    View Article