372 KK Warga Kembangan Selatan Jakbar tak Miliki Toilet

By Reaksi Nasional 27 Feb 2020, 12:53:04 WIBMegapolitan

372 KK Warga Kembangan Selatan Jakbar tak Miliki Toilet

Keterangan Gambar : Ketua tim PKK Jakarta Barat didampingi Walikota dan Kepala Puskesmas saat memberikan penjelasan tentang sanitasi, Kamis 27/2/2020.


Oleh Maulen Munthe/Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA-Sebanyak 372 kepala keluarga (KK) di wilayah Kelurahan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat tidak memiliki toilet atau masih membuang air besar sembarangan (BABS).

Warga yang tidak memiliki jamban sehat tersebut  pembuangannya tidak ke septitank, melainkan buang hajat ke saluran air atau kali," ucap Leni Aryany, Kepala Puskesmas  Kecamatan Kembangan saat memaparkan hasil verifikasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Kelurahan Kembangan Selatan, Kamis (27/2) siang.

Lebih lanjut Leni Aryani mengungkapkan, hal tersebut diperoleh dari  hasil verifikasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM)  yang berlangsung di aula kantor kelurahan kembangan selatan. Kegiatan dihadiri oleh Ketua TP PKK Jakarta Barat, Inad Luciawati Rustam, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra), H. Amin Haji, Camat Kembangan,Joko Mulyono, Lurah Kembangan Selatan, Aryan Syafari, dan tim suku Dinas Kesehatan, Jakarta Barat.

Masih kata  Leni, ratusan kepala keluarga yang masih BABS yang tersebar  di RT 01, RW03 dan RW09, pada umumnya mereka memiliki jamban tapi penyalurannya langsung ke saluran air atau kali.

Hal ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan karena air yang tercemar kotoran manusia itu mengandung bakteri E.coli.

“Dampak pencemaran air itu adalah timbulnya penyakit, mulai dari penyakit diare hingga hingga bertubuh pendek (stunting) dalam jangka panjang, kalau sanitasi buruk berdampak pada kesehatan masyarakat, sehingga kesehatan masyarakat memburuk tentunya mempengaruhi perekonomian, data menyebutkan kerugian dari sektor perekonomian mencapai Rp 50 triliun/tahun dari sanitasi yang tidak baik," tuturnya.

Inad Luciawati Rustam Effendi, Ketua TP PKK Jakarta Barat, menghimbau kepada masyarakat untuk mengubah pola hidup yakni berprilaku hidup bersih dan sehat  (PHBS).

“Ini sumber penyakit BABS, untuk itu perlu penanganan dan membiasakan diri untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, jangan sampe masyarakat terkena stunting. Untuk itu masyarakat harus PHBS dan jangan buang air besar sembarangan," jelasnya.

Joko Mulyono, Camat Kembangan menjelaskan, Pemkot Jakarta Barat tengah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan CSR (Corporate Social Responbility) dalam program pembangunan WC komunal atau MCK komunal, namun program pembangunan WC komunal itu terkendala dengan masalah lahan.

“Butuh lahan untuk pengadaan WC komunal atau pembuatan septitank komunal. Ini yang mungkin agak kesulitan," jelasnya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • http //www.reliablemedpharmacy.com/

    <a href="http://canadianpharmaciesntv.com/">pres cription drugs online ...

    View Article
  • ???????

    <a href="http://sanbon111.dothome.co.kr " title="???????" ...

    View Article
  • online pharmacies canada

    <a href="http://canadianpharmaciesntv.com/">cana dian online pharmacies</a> ...

    View Article
  • safe canadian online pharmacies

    <a href="http://canadianpharmaciesntv.com/">appr oved canadian online ...

    View Article