BBPLK Medan Tetap Laksanakan Aktivitas Pelatihan Masa Pandemi Covid 19

By Reaksi Nasional 14 Jul 2020, 14:40:21 WIBNasional

BBPLK Medan Tetap Laksanakan Aktivitas Pelatihan Masa Pandemi Covid 19

Keterangan Gambar : Kepala BBPLK Medan Mohammad Ali (tengah) beserta peserta pelatihan berbasis kompetensi  kejuruan Cookery dan Bakery.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan tetap melaksanakan aktifitas pelatihan meski masa pandemi Covid 19. Dengan menerapkan protokol kesehatan, BBPLK Medan melaksanakan pelatihan berbasis komptensi untuk kejuruan cookery dan bakery.

Kepala BBPLK Medan Mohammad Ali mengatakan, pandemi Covid 19 ini tidak berarti menjadi penghalang untuk melaksanakan proses pelatihan berbasi kompetensi, terutama pelatihan kejuruan  Cookery dan Bakery.

“Kami tetap melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta pelatihan ini adalah para pekerja industri pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi peserta latih, tetapi juga untuk masyarakat terdampak pandemi," kata Ali saat membuka pelatihan itu, sebagaimana rilis Humas Kemnaker, Selasa (14/7).

Ia mengatakan, pelayanan pelatihan kepada masyarakat tidak boleh berhenti meski saat ini pandemi Covid 19 melanda tanah air. Pelayanan itu, katanya dapat berjalan sepanjang menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

Ali menjelaskan, pelatihan berbasis kompetensi tanggap Covid-19 mempunyai dua tujuan, yakni meningkatkan kompetensi pekerja hotel/restoran yang dirumahkan dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 dengan mendapatkan distribusi makanan dari hasil pelatihan.

Terkait pemilihan peserta pelatihan itu, Ali menyebutkan, sektor pariwisata menjadi salah satu strategi BBPLK Medan dalam mempersiapkan SDM untuk menyambut kebangkitan kembali sektor pariwisata di Indonesia pasca pandemi Covid-19.

"Kami yakin sektor pariwisata akan bangkit kembali setelah pandemi ini berakhir. Karenanya, SDM pariwisata harus dipersiapkan secara matang untuk dapat menerapkan standar kinerja yang lebih tinggi dalam pekerjaannya," ujarnya.

Pelatihan Tanggap Covid terdiri dari 8 paket selama 10 hari kerja. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, Ali menegaskan para peserta pelatihan diwajibkan untuk mengikuti standar protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Ia mengatakan, seluruh produk hasil pelatihan berupa makanan utama dan berbagai olahan roti/kue akan disalurkan ke pondok pesantren, panti asuhan, serta masyarakat umum di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

Alam Priyatna, salah satu peserta pelatihan yang berasal dari Hotel Graha Kardopa, mengatakan pelatihan berbasis kompetensi ini sangat berguna bagi seluruh peserta di masa pandemi. Selain sebagai salah satu sarana mengisi kegiatan, peserta juga dapat meningkatkan kompetensi di bidang cookery maupun bakery, karena dukungan peralatan yang sangat modern.

"Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah (BBPLK Medan) dengan diadakannya program pelatihan tanggap covid ini," katanya. (fre)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • MarkClink

    <a href="https://sildenafilv.com/">sildenafil generic 50 mg</a> <a ...

    View Article
  • JasonClink

    [url=http://levitratab.com/]levitra in india price[/url] [url=http://nolvadex10.com/]nolvadex ...

    View Article
  • avatar-1

    sof

    710521 viamedic viagra [url=https://viaonlinebest.com/]achat viagra ligne ...

    View Article
  • RichardSnaws

    how to improve my english essay writing skills http://writemyessayzt.com/ - personal ...

    View Article