BLK Bakal Ditransformasi untuk Ketenagakerjaan Nasional

By Reaksi Nasional 20 Okt 2020, 16:10:05 WIBNasional

BLK Bakal Ditransformasi untuk Ketenagakerjaan Nasional

Keterangan Gambar : Dirjen Binalatas Kemnaker Budi Hartawan.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Seluruh Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker akan ditransformasi melalui cara terstruktur dan masif dari segi kelembagaan, persepsi, substansi pelatihan serta sarana dan fasilitas. Tujuannya adalah memberikan dampak signifikan bagi ketenagakerjaan nasional.

Demikian dikatakan Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan, saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Bidang Pelatihan dan Produktivitas TA. 2020 (Rakorteker Bidang Lattas 2020) di Makassar, Senin (19/10/2020).

Ia menjelaskan, transformasi BLK dari segi kelembagaan meliputi disetiap provinsi minimal ada satu Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP), penyiapan kompetensi instruktur dan tenaga pelatihan pemerintah dan swasta pada lembaga pelatihan kerja, khususnya pengembangan kurikulum dan metode pelatihan berbasis online dan integrasi proses pelatihan dan penempatan.

Kemudian dari segi persepsi, Kemnaker akan memperkuat sinergi dengan industri UMKM, peluang program pemagangan ke luar negeri dan kampanye pelatihan vokasi dan BLK yang masif.

Adapun segi substansi pelatihan meliputi pengembangan dan penerapan teknologi digital dalam layanan bidang pelatihan kerja dan sertifikasi, implementasi pelatihan teknisi di balai besar, fokus pelatihan pada sektor prioritas (Manufaktur, Pariwisata dan Pertanian), dan penerapan fungsi peningkatan produktivitas di BLK UPTP dan UPTD

“Aspek pelatihan juga mencakup penyiapan peserta pemagangan luar negeri dapat dioptimalkan di BLK, menyiapkan program BLK Komunitas menjadi inkubasi bisnis dan kewirausahaan dan fokus pelatihan lima balai besar pelatihan kerja ke arah peningkatan tenaga kerja professional,” kata Budi menambhkan dari segi sarana dan fasilitas fokus pada pemberdayaan dan implementasi 3R BLK, yakni Reorientasi, Revitalisasi, Rebranding

Budi mengatakan, salah satu perubahan paling substansial dari transformasi BLK adalah integrasi bisnis proses penempatan dan pelatihan. Sebab, pengantar kerja/petugas antar kerja akan melakukan konseling karir terlebih dahulu untuk menentukan apakah tenaga kerja dapat langsung bekerja/wirausaha, atau memerlukan intervensi pelatihan, sertifikasi dan/atau pelatihan wirausaha dan modal usaha.

“Pemantauan setelah lulus pelatihan pun terus dipantau melalui mekanisme survei pekerjaan yang dilaksanakan di pelatihan dengan menggunakan anggaran APBN,” katanya.

Saat ini sudah ada 16 provinsi memiliki BLK UPTP. Artinya, kata Budi, masih ada 18 provinsi yang belum memiliki BLK UPTP, yaitu Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, DIY, Bali, NTT,  Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Papua. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • augmentin pills

    how to buy tadalafil <a href="http://tadalafilp.com/">tadalafil ...

    View Article
  • Escort in Jaipur

    Your post is extremely great and gets a piece of very useful information. keep ...

    View Article
  • Jaipur Escort

    Happy to see this wonderful article, You are giving inspiration, motivation to us. ...

    View Article
  • Jaipur Escorts

    I read this article. I think You put a great deal of exertion to make this ...

    View Article