BLK Komunitas Harus Miliki Rencana Strategis untuk Kebutuhan Pasar Kerja

By Reaksi Nasional 04 Des 2020, 14:36:19 WIBNasional

BLK Komunitas Harus Miliki Rencana Strategis untuk Kebutuhan Pasar Kerja

Keterangan Gambar : Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi memeberikan pengarahan  saat Rapat Koordinasi Balai Latihan Kerja Komunitas Tahap Pertama di Padang, Sumatera Barat, Kamis (3/12) malam.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Pengembangan program pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) dianggap penting dan mendesak agar dapat menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan industri di sekitarnya. Pengembangannya harus disesuaikan dengan jenis kejuruan yang terkait dengan kebutuhan lokal sehingga menarik minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan.

Demikian dikatakan Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, saat Rapat Koordinasi Balai Latihan Kerja Komunitas Tahap Pertama di Padang, Sumatera Barat, Kamis (3/12) malam, sebagaimana rilis Humas Kemnaker.

Ia mengatakan, kehadiran BLK Komunitas di daerah diperuntukan mengurangi pegangguran. Untuk itu, ia meminta BLK Komunitas dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi lembaga kredibel yang dipercaya masyarakat.

“Agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja maka BLK Komunitas harus dikelola dengan baik, terutama kejuruannya. Kami berharap BLK Komunitas ini mampu menekan angka pegangguran sehingga bisa menjadi lembaga yang kredibel dan lulusannya terserap pasar kerja atau berwirausaha,” katanya

Untuk mewujudkan itu, kata Anwar, BLK Komunitas harus mempunyai rencana strategis sehingga dapat menjadi acuan dalam menyusun program kerja. Hal ini dilakukan dengan mengikuti standar dan sistem manajemen mutu sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah lembaga pelatihan kerja.

“Dengan peningkatan kualitas lembaga, diharapkan BLK Komunitas mampu mandiri dan dapat membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan lainnya, dunia industri sehingga ada peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja,” katanya.

Menurutnya, sistem manajemen mutu dilakukan dengan cara penerapan standar mutu lembaga, yakni meliputi standar program, standar kurikulum, standar materi pelatihan, standar asesmen, standar instruktur dan tenaga pelatihan, standar sarana dan prasarana, standar tata kelola dan standar keuangan.

Sebagaimana diketahui, pendirian BLK Komunitas itu merupakan terobosan Presiden Jokowi dan pembangunannya dimulai sejak 2017. Sejak didirikan, sudah ada 1.113 BLK Komunitas tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring program pemerintah untuk membangun sumber daya manusia. Pada 2020, ada 1,000 BLK Komunitas  yang dibangun di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia.

“Program BLK Komunitas adalah salah satu wujud komimen pemerintah mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat. Dengan BLK Komunitas, masyarakat mudah mendapatkan pelatihan vokasi secara gratis dan tanpa harus susah payah ke pusat kota,” kata Anwar. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • aqiqah bogor

    selamat pagi wishnya semoga yang terbaik dan kebaikan selalu memihak aamiin | wil ...

    View Article
  • aqiqah bekasi

    selamat pagi wishnya semoga yang terbaik dan kebaikan selalu memihak aamiin | wil ...

    View Article
  • aqiqah cirebon

    website ini memberikan segala informasi yang bagus dan bermanfaat | wil ...

    View Article
  • jasa aqiqah

    selamat pagi wishnya semoga yang terbaik dan kebaikan selalu memihak aamiin | wil ...

    View Article