Bupati Cirebon Monitoring Pelaksanaan AKB di Plered

By Reaksi Nasional 29 Jul 2020, 11:05:26 WIBJabar dan Banten

Bupati Cirebon Monitoring Pelaksanaan AKB di Plered

Keterangan Gambar :


REAKSI CIREBON - Seperti diketahui, Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon merupakan klaster baru penyebaran Covid-19 dengan jumlah kasus terbanyak yakni 16 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk menangani kasus tersebut Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon segera bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk melaksanakan Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB) mikro di Plered. Selasa (28/7/20), Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi melakukan monitoring pelaksanaan AKB di Plered, untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan di daerah tersebut.

Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi, mengatakan bahwa Pemkab Cirebon akan hadir di tengah masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Dirinya juga meminta kepada masyarakat, agar tidak panik dan takut, pasalnya Pemerintah juga akan melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan pelaksanaan tes swab mapun rapid test, untuk mencegah penyebaran Covid-19 demi kebaikan bersama.

"Kalau dites, dan hasilnya positif, pemerintah siap memberikan pelayanan kesehatan. Kalaupun negatif, tetap harus menerapkan protokol kesehatan," katanya, Selasa (28/7/20).

Selain itu, disampaikannya, Pemkab Cirebon juga telah melakukan langkah cepat untuk menangani kasus di Desa Trusmi Kulon, dengan melakukan tes kesehatan terhadap warga yang diduga ada kontak dengan pasien positif di Trusmi Kulon. Dan ada ratusan warga yang akan menjalani tes kesehatan. "Warga yang sudah menjalani tes kemarin, hasilnya sudah keluar dan dinyatkan negatif semua. Tetapi untuk warga yang di tes sekarang hasilnya belum keluar," ungkapnya.

Sementara itu,  Asda 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hilmy Riva'i, yang juga selaku ketua tim khusus mengatakan, upaya lain yang dilakukan Pemkab Cirebon yakni dengan membentuk tim khusus, yang salah satu tugasnya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di daaerah sekitar lokasi warga positif Covid-19. "Karena sekarang itu AKB, bukan PSBB lagi. Jadi kita memastikan penerapan protokol kesehatan itu benar-benar diterapkan," katanya.

Disampaikannya, pihaknya mengizinkan pelaksanaan Sholat Idul Adha di wilayah tersebut, namun dalam pelaksananaya diminta agar lokasinya diperbanyak, sehingga dapat memecah jumlah jamaah yang akan mengikuti Sholat Ied. "Contoh, biasanya satu desa itu ada tiga masjid yang mengadakan, nanti lokasinya ditambah, supaya jamaah tersebar dan tidak berkumpul dalam jumlah yang banyak," ungkapnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • augmentin pills

    how to buy tadalafil <a href="http://tadalafilp.com/">tadalafil ...

    View Article
  • Escort in Jaipur

    Your post is extremely great and gets a piece of very useful information. keep ...

    View Article
  • Jaipur Escort

    Happy to see this wonderful article, You are giving inspiration, motivation to us. ...

    View Article
  • Jaipur Escorts

    I read this article. I think You put a great deal of exertion to make this ...

    View Article