Hoax Serang Pilgub Jabar Ancam Demokrasi

By Reaksi Nasional 25 Apr 2018, 13:49:01 WIBJabar dan Banten

Hoax Serang Pilgub Jabar Ancam Demokrasi

Keterangan Gambar :


Oleh Posta Tamba

REAKSI PURWAKAETA - Tim Gabungan Pemenangan Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) menyayangkan atas beredarnya isu hoax yang menerpa pasangan tersebut. Beredarnya hoax dukungan dari Paguyuban Paranormal Jawa Barat (Jabar) untuk pasangan 2DM.

Wakil Sekretaris Tim Gabungan Asep Suparman mengatakan, beredarnya kabar hoax tersebut dapat merusak sportivitas demokrasi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar. Secara organisatoris, dirinya memastikan bahwa paguyuban tersebut tidak pernah ada.

“Saya malah baru dengar ada paguyuban itu, saya khawatir kemunculan organisasi dadakan tersebut merupakan pesanan dari pihak lain. Karena itu, saya meminta agar masyarakat tidak mudah terhasut atas beredarnya isu hoax tersebut,” kata Asep saat dihubungi Reaksi, Senin (23/4/2018).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh pasangan calon (paslon) agar menjaga iklim kondusivitas demokrasi di Pilgub Jabar. Pendidikan politik menurut dia, jauh lebih penting dibandingkan sekadar melemparkan isu yang meresahkan publik.

“Kita menjaga kondusifitas. Saya yakin seluruh paslon beserta tim menjunjung tinggi sportifitas. Saya juga yakin semuanya tidak menghalalkan segala cara,” ujar santri yang aktif terlibat dalam pengajian rutin di Jabar tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan Koordinator Umum Lembaga Pecinta Pilkada Damai Rully Alfiady. Menurut dia, fenomena penyebaran hoax merupakan pelajaran buruk bagi demokrasi. Karena itu, dirinya berharap agar segala bentuk penyebaran itu dihentikan.

“Hal-hal seperti hoax dan semacamnya harus segera dihentikan. Saya kira ini preseden buruk bagi demokrasi dan masyarakat. Seluruh pemilih harus kita pandu agar memiliki informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelas dia.

Rully menambahkan, penyebaran isu hoax merupakan cara-cara fitnah yang tidak termaafkan secara moral. Dia berharap, agar seluruh stakeholder pemilu, terutama Pilgub Jabar tidak menggunakan cara-cara yang tidak bermoral dalam praktik demokrasi.

“Fitnah kan lebih kejam dari pembunuhan. Maka, dalam kesempatan ini kami berharap agar seluruh paslon, berpijak pada nilai-nilai moral yang berlaku di tengah masyarakat,” tutur Rully.

Menurutnya, akan memecah belah tatanan sosial, isu hoax dapat juga membumihanguskan sebuah bangsa, seperti yang terjadi di Irak misalnya, tentang tuduhan keberadaan senjata pemusnah massal di negara tersebut.

Sampai hari ini, Irak dan umumnya negara Timur Tengah dilanda perang saudara. Bahkan, senjata pemusnah massal tersebut tidak pernah ditemukan. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • jasa kitchen set jogja

    terimakasi infonya sukses selalu https://jasakitchensetjogja.com/ ...

    View Article
  • wardah feminisme

    terimakasi infonya sukses selalu https://www.tendapernikahan.com ...

    View Article
  • toko bunga valentine tangerang

    terimakasi infonya sukses selalu https://elfloristtangerang.com ...

    View Article
  • Cara Desain Kemasan Makanan

    informasi yang sangat bermanfaat, semoga pemerintah bisa terus maju... ...

    View Article