Legislator Setuju Kemenag Revisi 155 Buku PAI Yang Teridentifikasi Unsur Khilafah

By Reaksi Nasional 13 Nov 2019, 12:42:10 WIBJabar dan Banten

Legislator Setuju Kemenag Revisi 155 Buku PAI Yang Teridentifikasi Unsur Khilafah

Keterangan Gambar :


Oleh Herry Juhana & Ferry Ardiansyah

REAKSI BANDUNG – Untuk menangkal bahaya laten terhadap paham yang memiliki militansi terhadap kelompok agama,Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merevisi 155 buku Pendidikan Agama Islam (PAI).

Upaya tersebut dilakukan dalam rangka mencegah paham radikalisme, yang memiliki unsur khilafah mulai dari kelas 1 SD hingga 3 SMA.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengatakan, bahwa dirinya setuju atas tindakan yang dilakukan Kemenag. Tetapi, harus berlandaskan pada prinsip menciptakan kondisi aman, harmonis, dan toleransi.

“Jadi ketika prinsip itu yang dipakai dalam menyusun untuk merevisi, saya setuju,” kata politisi senior partai berlambang bulan sabit kembar ini kepada media, Rabu (13/11).

Hadi menyebut, khilafah sudah ada sebelum Indonesia merdeka, sehingga khilafah masih ada sampai saat ini. Menurutnya, umat Islam di seluruh Indonesia dapat menyelesaikannya dengan pendekatan kultur dan budaya bangsa sendiri.

"Jadi, perlu pendekatan-pendekatan yang berangkat dari kultur atau budaya bangsa kita sendiri yang sudah terbentuk ratusan tahun," ujarnya.

Kendati demikian, legislator PKS ini menyerahkan sepenuhnya kepada Kemenag, karena dirinya yakin kebijakan revisi buku PAI tersebut untuk kebaikan bangsa Indonesia.

"Kita serahkan saja pada ahlinya saja, saya yakin kementerian agama ini berkompeten ada ulama-ulama yang sholeh-sholeh juga banyak di kita, selama panglimanya nilai-nilai agama Islam, insya Allah gak akan ada masalah," katanya.

"Kita percayakan bahwa sesungguhnya orang-orang terbaik dari bangsa ini, pasti akan mempersembahkan yang terbaik juga untuk bangsa ini," pungkasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • MaryClink

    [url=https://topamax365.com/]topamax medicine[/url] [url=https://vardemafil.com/]levitra ...

    View Article
  • cialis buy

    If you re totally opposed to using a needle, there s another way to administer ...

    View Article
  • CarlClink

    <a href="https://lanoxin24.com/">buy digoxin</a> <a ...

    View Article
  • JudyClink

    <a href="https://aralen.us.org/">chloroquine australia</a> <a ...

    View Article