Lurah Wijaya Kusuma Himbau Warga Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

By Reaksi Nasional 01 Jul 2020, 15:10:51 WIBMegapolitan

Lurah Wijaya Kusuma Himbau Warga Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Keterangan Gambar : Petugas sedang melakukan monitoring di Pasar Duta Mas, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (1/7/2020).


Oleh Khairuddin Sinambela/Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai diberlakukan di wilayah provinsi DKI Jakarta mulai hari ini, Rabu (1/7/2020).

Perangkat Kelurahan Wijaya Kusuma melakukan monitoring pengawasan terkait larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di sejumlah minimarket dan Pasar Duta Mas, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Masyarakat diminta untuk membawa kantong belanja yang ramah lingkungan. Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai diatur dalam Pergub No 142 Tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan pada pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat. Aturan gubernur tersebut mulai berlaku sejak hari ini 1 Juli 2020.

Untuk menindaklanjuti peraturan tersebut, perangkat Kelurahan Wijaya Kusuma langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket dan Pasar Duta Mas. "Kami sudah melakukan pemantauan sekaligus pengawasan pada 9 minimarket usaha seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi serta Pasar Duta Mas terkait larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai," tutur Novi Indria Sari, Lurah Wijaya Kusuma.

Dalam melaksanakan kegiatan monitoring pengawasan ini, Lurah Wijaya Kusuma bersama sejumlah staf juga didampingi oleh Satpol PP. Mereka mengimbau sekaligus meminta pihak pengelola usaha minimarket dan swalayan agar menyediakan tas belanja yang ramah lingkungan.

Himbauan serupa juga dilakukan di Pasar Duta Mas. Mereka meminta pedagang agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Sedangkan pembeli atau konsumen diminta untuk membawa kantong belanja sendiri yang ramah lingkungan. "Warga juga diminta untuk membawa kantong belanja yang ramah lingkungan saat hendak belanja ke pasar," terang Novi.

Di tanya soal penerapan sanksi bagi yang melanggar, Lurah Wijaya Kusuma menjelaskan, bahwa Pergub No 142 tahun 2019 juga mengatur sanksi yang diberikan, berupa pengenaan sanksi administrasi mulai dari teguran tertulis, denda, hingga pencabutan izin usaha. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • AscefBetzes

    ?????? ???? ????? ????? [url=https://sedpan.ru/11256-galaktika-znakomstv-na-androi ...

    View Article
  • DeannaZer

    [url=http://alledmp.com/]Proviron online[/url] The tackle of sensations multiplicity ...

    View Article
  • Beerboimepe

    ??????????? ? ?????????? ??? ??????????? ...

    View Article
  • Doggesella

    Hella black ?? bmw e34 ?????? ?, bmw 3 series 04. ...

    View Article