Pembangunan Pendopo Makam Ki Buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara Bersumber dari DD 2019

By Reaksi Nasional 03 Jul 2020, 14:53:41 WIBJabar dan Banten

Pembangunan Pendopo Makam Ki Buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara Bersumber dari DD 2019

Keterangan Gambar : Bangunan Pendopo Makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon


Oleh Hafidzudin       

REAKSI CIREBON - Terkait pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kuwu Desa Pegagan mengklaim bahwa Pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, yang bersumber dari dana desa  tahun anggaran 2019 dan juga dari swadaya masyarakat sekitar.

            Kuwu Desa Pegagan, Alfan Mashadi  mengatakan, pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon merupakan wujud dari pelestarian budaya yang ada di wilayah Desa Pegagan, yang berdasarkan persetujuan dari tokoh agama, masyarakat dan sesepuh lainnya yang berada di wilayah Desa Pegagan.

            Dirinya juga menerangkan, bahwa rencanya awal pelaksanaan pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan pada Bulan Desember 2019, namun karena pertimbangan beberapa hal dan berdasarkan usulan dan saran dari tokoh ulama dan masyarakat, serta kesepakatan bersama antara Kepala Desa dan BPD tentang perubahan waktu pelaksanaan. "Sebelum melakasanakan pembangunan juga, kita sudah mensosialisasikannya kepada masyarakat, dan itu berdasarkan persetujuan masyarakat, dan tokoh agama," jelasnya, Jumat (3/7/20).

            Terkait, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan tersebut, dirinya menyebutkan bahwa, pembangunan tersebut menelan biaya sekitar Rp 181 juta, yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2019 sekitar Rp 176 juta, dan dari swadaya masyarakat sebesar Rp 5 juta. "Memang ada sebagian bahan material kayu itu kita memanfaatkan material lokal, dengan menebang pohon untuk dibuat ukuran kayu, namun dana belanja kayu kita alihkan untuk biaya material lainnya, seperti semen, Grc, Tanah, cat dan lainnya, itu pun berdasarkan permintaan dari masyarakat Desa Pegagan, dengan tujuan untuk keselamatan bersama," jelasnya.

            Ditambahkannya, masyarakat pun tidak merasa keberatan dengan pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, karena hal tersebut dirasa dapat memberikan hal yang positif dalam rangka mengenang jasa pendahulu yang membangun Desa Pegagan. "Masyarakat tidak merasa keberatan dengan pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara di Blok Kroya, Desa Pegagan, dan kami juga ada surat pernyataan bersama yang ditandatangani oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Pegagan. Kami pun sudah melaksanakannya sesuai dengan teknis dan aturan yang ada," imbuhnya.

            Hal serupa juga diungkapkan Sekdes Desa Pegagan, Suhanto, pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan awalnya memang dilaksanakan pada tahun 2019, tetapi karena adanya beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dari usulan dan saran dari tokoh ulama dan masyarakat desa Pegagan, diantaranya pertimbangan cuaca dan tenaga kerja yang tersedia, dan sesuai kesepakatan bersama antara Kepala Desa dan BPD tentang perubahan waktu pelaksanaan kegiatan pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, pada tanggal 27 Desember 2019 akan dilaksanakan pada tahun 2020. Selain itu, tidak ada maksud lain, ataupun sengaja pemerintah Desa Pegagan melaksanakan pembangunanya di tahun 2020, tanpa persetujuan dari para ulama dan tokoh masyarakat desa Pegagan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon.         

"Kami selaku aparat Pemerintah Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon sangat berterimakasih sekali terhadap para ulama dan tokoh masyarakat Desa Pegagam atas kegiatan pembangunan pendopo makam Ki buyut Brajageni dan Ki Brajaungkara yang berada di Blok Makam Kroya, Desa Pegagan, dan apabila ada masyarakat yang masih belum mengerti ataupun tidak terima, itu suatu hal yang wajar karena pro dan kontra dalam pemerintahan desa pasti ada," ungkapnya, Jumat (3/7/20). (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • DenClink

    <a href="http://stromectol1.com/">ivermectin 0.5 lotion india</a> <a ...

    View Article
  • BooClink

    <a href="http://stromectol1.com/">stromectol medicine</a> <a ...

    View Article
  • Wiandsof

    3bdb11 viagra fur den mann kaufen <a ...

    View Article
  • avatar-1

    sof

    the best place cialis 20 price [url=https://ciatrusstedonline.com/]cialis price ...

    View Article