Pemkot Kembali Gulirkan PIPPK dan Dirasakan Masyarakat

By Reaksi Nasional 28 Mar 2018, 15:45:42 WIBJabar dan Banten

Pemkot Kembali Gulirkan PIPPK dan Dirasakan Masyarakat

Keterangan Gambar : Irna Winartin


Oleh Ferry Ardiansyah & Herry Juhana

REAKSI BANDUNG - Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) dinilai berhasil tingkat penyerapan anggarannya sangat bagus dan kemanfaatannya dirasakan langsung warga kota Bandung di tiap wilayah. Demikian hal itu, diungkapkan Kasubag Tata Pemerintahan Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung Irna Winartin pada acara Bandung Menjawab di Balaikota Bandung, Rabu (28/3/2018).

"Tingkat penyerapannya selalu berada di atas 90 persen. Pada tahun 2017 penyerapan anggaran mencapai 93 persen. Kemudian pada tahun 2016 penyerapan anggaran mencapai 96 persen. Ini tahun ke empat Pemkot Bandung menggulirkan PIPPK. Program ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Tahun ini, kata dia, dipastikan Pemerintah Kota Bandung akan kembali menggulirkan PIPPK, sehingga tiap rukun warga (RW) di Kota Bandung akan mendapatkan anggaran kurang lebih Rp100 juta.

Irna berharap, pelaksanaan program tersebut bisa dilakukan lebih baik lagi agar amanat Perda 3 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Mengenah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018 bisa tercapai.

"Yakni, pembangunan yang inovatif melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dikehendaki dan direncanakan secara kolaboratif untuk mengakselerasi percepatan pembangunan di kewilayahan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, total anggaran tahun ini Rp180 miliar disebar untuk 1.584 RW yang ada di Kota Bandung. Pelaksanaanya akan dikelola kelurahan karena selain tiap RW, PKK, LPM dan karang taruna pun mendapatkan dana PIPPK.

Namun demikian, dia mengakui bahwa anggaran untuk PIPPK pada tahun ini mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2017, tercatat anggaran untuk PIPPK sekitar Rp200 miliar.

Irna menyebutkan bahwa berkurangnya anggaran untuk PIPPK pada tahun ini karena ada perubahan sistem anggaran. Ada sejumlah komponen yang belum bisa diakomodir pada tahun ini.

Ditambahkannya, pada anggaran 2018, ada perubahan sistem dengan menggunakan Sistem Informasi Rencana Anggaran (SIRA). Ada beberapa komponen yang belum bisa diakomodir.

“Jadi misalkan masyarakat menginginkan kebutuhan mengenai A, di komponen tidak ada. Contohnya untuk belanja modal seperti kebutuhan pengadaan komputer yang seperti itu belum bisa terealisasi. Jadi untuk rencana kegiatan ada beberapa kelurahan di RW, PKK, karang raruna atau LPM ada rencana kegiatan tidak mencapai 100 juta," terangnya.

Peruntukan PIPPK mencakup empat bidang yakni infrastruktur sebesar 40 persen, kegiatan sosial ekonomi 20 persen, kebersihan 20 persen dan penghijauan 20 persen. Dengan adanya petunjuk teknis tersebut, penggunaan anggaran dapat tepat sasaran sesuai program yang diajukan. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • konveksi kaos distro terbaik

    terimakasi infonya sukses selalu https://superiorclothingvendor.com/konveksi-kaos-distro-mu ...

    View Article
  • toko bunga valentine tangerang

    terimakasi infonya sukses selalu https://elfloristtangerang.com ...

    View Article
  • sablon banjarbaru

    terimakasi infonya sukses selalu https://www.konveksibanjarmasin.com ...

    View Article
  • wardah feminisme

    terimakasi infonya sukses selalu https://www.tendapernikahan.com ...

    View Article