Pemprov DKI Impor Tong Sampah dari Jerman

By Reaksi Nasional 04 Jun 2018, 16:45:47 WIBMegapolitan

Pemprov DKI Impor Tong Sampah dari Jerman

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Sebaiknya jangan disebarluaskan bahwa negeri ini tidak mampu mengadakan kebutuhan tong sampah di DKI. Malu kita. Demikian dikatakan politisi Partai Nasional Demokrat Bestari Barus.

Ia mengungkapkan, kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov)DKI Jakarta yang mengimpor tong sampah dari Jerman merupakan sikap yang tidak mendukung perekonomian daerahnya sendiri.

"Harusnya pakai barang dalam negeri. Apalagi sekelas tong sampah aja kok impor sih? Kok senang sama barang asing?" ujar Bestari Barus kepada Reaksi saat dihubungi, Senin (4/6/2018).

 

Menurutnya, dengan memakai barang dalam negeri maka secara tidak langsung akan mendukung pertumbuhan industri dalam negeri itu sendiri.

"APBD atau APBN seyogianya mengutamakan barang-barang produk dalam negeri. Supaya industri dalam negeri tumbuh," tutur Bestari.

Apalagi, kata Bestari, dirinya membaca di beberapa media online ada pernyataan dari wakil gubernur (wagub) DKI yang mengatakan bahwa ekonomi dalam negeri kurang baik, maka kebijakan mengimpor tong sampah itu bukanlah keputusan yang terbaik.

"Kan kemarin ada statemen Sandi (Wagub) yang mengatakan ekonomi dalam negeri kurang baik. Kalau sudah paham itu kenapa masih beli barang asing," katanya.

Dikatakannya, jika Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup mengatakan bahwa dengan tong sampah dari Jerman akan lebih efektif dan diklaim tidak akan berbau busuk seperti selama ini, namun menurut Bestari, hal tersebut bukanlah menjadi tolak ukur, akan tetapi kesadaran masyarakatlah yang harus ditumbuhkan terus agar stigma membuang sampah dengan benar itu menjadi mengakar.

"Ya, alasan pembenaran bisalah dibuat sedemikian rupa. Tapi apakah Anda yakin bahwa negeri ini sudah gak mampu membuat tempat sampah yang seperti itu? Jangan cari cari barang yang spesifikasinya gak ada di sini. Itu namanya akal akalan," ucapnya.

Ia mengulangi lagi, "Sebaiknya jangan disebarluaskan bahwa negeri ini gak mampu mengadakan kebutuhan tong sampah  di DKI. Malu kita."

Ia mengaku, akan menanyakan hal ini kepada dinas terkait pada saat rapat kerja (Raker). "Saya belum mewakili dewan. Saya akan tanyakan dinasnya pada saat raker," ujar dia.

Menurutnya, dengan menganggarkan uang rakyat sebesar itu, dengan alasan epektifnya kinerja pengumpulan sampah bukanlah hal yang tepat.

"Soal efektif itu adalah soal manajemen di internal dinas lingkungan hidup. Kalau sudah ada tong impor apakah kemudian mendadak jadi lebih baik? Pengaturan yang dikomandoi kepala dinas menjadi faktor penentu. Pembinaan berkesinambungan," tandas Bestari Barus. (R2)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • LisaClink

    <a href="https://sildenafil240.com/">best sildenafil</a> ...

    View Article
  • generic cialis

    They were awaiting a message from the FDA regarding whether their eighteen months of ...

    View Article
  • MaryClink

    [url=https://topamax365.com/]topamax medicine[/url] [url=https://vardemafil.com/]levitra ...

    View Article
  • cialis buy

    If you re totally opposed to using a needle, there s another way to administer ...

    View Article