PKS Pecat Kader, Fahri: Tour of Duty tidak Sesuai AD/ART

By Reaksi Nasional 09 Apr 2018, 13:03:03 WIBNasional

PKS Pecat Kader, Fahri: Tour of Duty tidak Sesuai AD/ART

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (REAKSI)


Oleh Riza Surbakti

REAKASI JAKARTA - Dengan alasan tour of duty DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lakukan 'pembersihan' alias pemecetan terhadap sejumlah kadernya di daerah. Menyoal hal ini, pendiri PKS Fahri Hamzah menegaskan, hal tersebut tak sesuai dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) PKS. 

“Terminologi tour of duty saya kebetulan kuliah dan menuntaskan studi dalam bidang mikro ekonomi dan khususnya juga mencangkup kajian soal manajemen sumber daya manusia, sehingga saya mengerti apa yang disebut sebagai tour of duty itu,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/4/2018). Menurut Fahri, istilah kalimat asing tersebut harus diregulasi karena tidak ada ketentuan tentang itu dalam AD/ART PKS, sehingga sebenarnya yang terjadi adalah melayani keinginan pimpinan saja.

“Seperti ketika Anis Matta dulu sukses menyelamatkan partai, tiba-tiba dia tidak ada jabatan, dikasihlah satu tempat yang kalau di era Orde barunya itu istilahnya di ‘Dubeskan’,” ungkapnya. Karena itu, Fahri menilai semua tindakan DPP sekarang itu spesific sifatnya karena yang terkena adalah mereka yang mempunyai masalah atau kritik terhadap DPP.

“Pokoknya kena kepada orang-orang yang mempunyai masalah atau kritik dengan DPP atau ketahuan bertemu dengan saya atau mendengar ceramahnya Anis Matta. Dan itu saja dasarnya,” terang wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI itu.

Selama ini, sambung Fahri, tour of duty itu sebenarnya teori promosi, tetapi itu justru tidak terjadi karena orang-orang itu diganti dan tidak diberikan tempat.

“Ini sebenarnya eofemisme yang tejadi pada lembaga yang tidak komit atau pimpin PKS tidak komit pada penyelenggaraan kelembagaan dan sistem organisasi yang baik,” imbuhnya.

Sebeleumnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Reaksi, DPP PKS telah memberhentikan sebanyak 11 ketua DPD yang merasa tidak menemukan adanya kesalahan yang dilanggar menolak dan meminta klarifikasi kepada DPP PKS di Jakarta.

Namun, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS Abdul Hakim mengatakan, partainya tidak memecat Erza Saladin dari jabatan Ketua DPW PKS Sumatera Selatan, melainkan hanya merotasi jabatannya.

“Erza itu akan ditempatkan di DPP. Jadi tidak ada pemecatan tour of duty optimalisasi peran. Saudara Erza mendapatkan penugasan baru di DPP di departemen pemenangan pemilu wilayah dakwah Sumatera Bagian Selatan,” ucap Abdul. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • hgfyinijuz

    and Advil) suffocate multilayered denominators <a ...

    View Article
  • ijrnytclpo

    You must panel to sticking <a href="http://buycials.com/">buy cialis ...

    View Article
  • rigukzp

    buy real viagra online cheap viagra super active <a ...

    View Article
  • hwwwddh

    where can i buy viagra cheap cheap viagra us [url=https://viagramdtrustser.com/#]cheap ...

    View Article