Polisi Tangkap 5 Tersangka Sindikat Penyebar Isu Provokatif di Medsos

By Reaksi Nasional 27 Feb 2018, 15:03:28 WIBHukum&Kriminal

Polisi Tangkap 5 Tersangka Sindikat Penyebar Isu Provokatif di Medsos

Keterangan Gambar : Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Pol Fadil Imran (ist)


Oleh Bontor Sitanggang

Dua satuan tugas Polri, yakni Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan menangkap lima tersangka berinisial ML, RSD, RS, RC, dan Yus.  Keempatnya tersangka tersebut, diduga adalah sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial (medsos).

PENANGKAPAN dilakukan di beberapa tempat pada Senin (26/2/2018). Tersangka ML sendiri ditangkap di Tanjung Priok, tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, tersangka RS ditangkap di Bali sedangkan tersangka YUS ditangkap di Sumedang, dan RC di Palu.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Pol Fadil Imran mengatakan, para pelaku tergabung dalam grup WhatsApp "The Family MCA (Muslim Cyber Army)".

"Berdasarkan hasil penyelidikan, grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial," kata Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018).

Fadil mengatakan, para pelaku kerap menyebarkan konten-konten yang meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia kemudian penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu. Selain itu, pelaku juga kerap menyebarkan konten berisi virus pada orang tertentu.

"Menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dengan tindakan yang dilakukan para tersangka akan dijerat dengan dugaan menyebar ujaran kebencian kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Tidak hanya itu, mereka juga diduga sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Untuk itu, penyidik tengah memeriksa para tersangka secara intensif. Fadil bahkan memastikan pihaknya akan mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti para tersangka. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • MaryClink

    [url=https://topamax365.com/]topamax medicine[/url] [url=https://vardemafil.com/]levitra ...

    View Article
  • cialis buy

    If you re totally opposed to using a needle, there s another way to administer ...

    View Article
  • CarlClink

    <a href="https://lanoxin24.com/">buy digoxin</a> <a ...

    View Article
  • JudyClink

    <a href="https://aralen.us.org/">chloroquine australia</a> <a ...

    View Article