RPP Perlindungan dan Penempatan Awak Kapal Niaga dan Perikanan Bakal Dibahas

By Reaksi Nasional 13 Feb 2020, 14:31:45 WIBNasional

RPP Perlindungan dan Penempatan Awak Kapal Niaga dan Perikanan Bakal Dibahas

Keterangan Gambar : Tiga Kementerian terlibat dalam Raker membahas RUU awak kapal perikanan dan niaga.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA - Pemerintah mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk awak kapal niaga dan awak kapal perikanan di Indonesia. Penyusunan RPP itu melibatkan lintas kementerian sehingga sinergi, sinkronisasi, pembagian tugas serta wewenang masing-masing kementerian bisa jelas dan terwujud. Saat ini RPP tersebut telah memasuki tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.

"Rapat pembahasan dan koordinasi lintas kementerian ini merupakan bentuk hadirnya negara untuk memberikan pelindungan bagi pekerja awak kapal migran Indonesia yang bekerja di luar negeri," kata Menaker Ida Fauziyah saat rapat kerja bersama antara Kemnaker, Kementerian KKP, Kemhub dengan Komisi IX DPR RI di ruang rapat komisi IX DPR RI, Rabu (12/2).

Raker itu  dipimpin Felly Estelita Runtuwene, Ketua Komisi IX DPR RI dan dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Agus Purnomo.

Ida menjelaskan, rapat penyusunan RPP awak kapal niaga dan awak kapal perikanan di Indonesia sudah dilaksanakan beberapa kali. Bahkan dalam rapat yang difasilitasi Kemenko PMK, pada 19 Juni 2019 tahun lalu itu, kata Ida telah ditandatangani kesepakatan oleh perwakilan dari Kemnaker, Kemhub, KKP,BNP2TKI, Kemlu, Kemenkum HAM, Kementerian PPPA, Setkab dan Kemenko PMK.

“Dalam pertemuan itu disepakati beberapa poin di antaranya Kemnaker menjadi regulator terhadap pengaturan penempatan dan pelindungan Pelaut dengan merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pelayaran dan kelautan perikanan,” ujarnya.

RPP itu hanya mengatur penempatan dan pelindungan awak kapal niaga dan awak kapal perikanan yang bekerja diatas kapal berbendera asing, yang menyangkut persyaratan perusahaan penempatan awak kapal, persyaratan awak kapal, syarat dan kondisi kerja, seperti upah, waktu kerja istirahat,cuti,jaminan sosial asuransi, pencegahan kecelakaan kerja, pemulangan, pelayanan kesehatan diatas kapal dan didarat, dan akses kesejahteraan di pelabuhan.

"Pengaturan mengenai teknis perkapalan tetap merupakan kewenangan kementerian perhubungan dan kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengaturnya," kata Ida.

Selanjutnya, sambung Ida, perusahaan penempatan awak kapal niaga dan awak kapal perikanan adalah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), yang harus memenuhi persyaratan UU No. 18 Tahun 2017. Kemudian hak awak kapal yang ditempatkan P3MI wajib ikut serta dalam program jaminan sosial (BPJS Ketenagakerjaan).

Ida menegaskan, sesuai UU No. 18/2017, izin lembaga penempatan awak kapal niaga dan awak kapal perikanan berbendara asing dikeluarkan oleh Kemnaker.

Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Ida menyebutkan, draftnya telah diserahkan ke pimpinan DPR, Rabu. "Draftnya sudah kami serahkan dan selanjutnya akan dibahas dan disempurnakan lagi bersama DPR," ungkapnya.

Komitmen perlindungan tenaga kerja dalam Omnibus Law itu, ujarnya sudah dibahas bersama berbagai serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Meski begitu, dalam mekanisme pembahasan RUU di DPR, tentu akan kembali mengundang serikat buruh dan pihak terkait lainnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • avatar-1

    Belousovasof

    440931 pfizer viagra price india http://viagener2020.com/ ...

    View Article
  • avatar-1

    Potapovsof

    7bfb21 buying viagra indonesia http://viagraeuw.com/ - viagra cheap viagra ...

    View Article
  • JudyClink

    <a href="https://silagrarx.com/">buy silagra india</a> <a ...

    View Article
  • RobertoNum

    You actually reported that perfectly. best non prescription online pharmacies <a ...

    View Article