Saluran Air U-ditch Beton Terganjal Tiang Listrik, Kontraktor Sudin Bina Marga Jakbar Mengganti den

By Reaksi Nasional 21 Okt 2019, 12:17:32 WIBMegapolitan

Saluran Air U-ditch Beton Terganjal Tiang Listrik, Kontraktor Sudin Bina Marga Jakbar  Mengganti den

Keterangan Gambar : listrik ditegah saluran air U-ditch beton tidak terpasang, dan diganti dengan pasang dinding batu-bata, Senen (21/10/2019).


Oleh Maulen Munthe/Khairuddin Sinambela)

REAKSI JAKARTA-Petugas pengawas Sudin Bina Marga, Kota Administrasi Jakarta Barat, seolah macan ompong. Fakta di lapangan, tiang listrik berdiri tegap di tengah saluran air U-ditch beton baru, sehingga sebagian saluran air tidak terpasang U-ditch beton baru. Sementara anggaran untuk pemasangan U-ditch beton baru, sudah masuk dalam hitungan saat proses tender lelang.

Tak heran jika hal tersebut menjadi pertayaan di masyarakat sekitar dan  jadi sorotan media.

Pantauan Reaksi di lapangan, Senin (21/10), terlihat proyek pemasangan saluran U-ditch beton, di jalan Cosmos Taman  Ratu  Indah, lokasi tepatnya sejajar pos organisasi PDI  Perjuangan, RT 077 RW. 07, Kelurahan kedoya Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, tiang listrik berdiri tegap di tengah saluran air, sehingga kontraktor PT Mulia Graha Parulian (MGV) tidak melakukan pemasangan U-ditch beton baru dan menggatinya dengan pemasangan batu bata.

Akibatnya proyek pemasangan U-ditch beton tetap dilaksanakan, tanpa adanya larangan dari petugas pengawas sudin bina marga, Jakarta Barat. Dugaan sementara,  pemerintah provinsi DKI  Jakarta mengalami kerugian ratusan juta.

Saat Reaksi berbincang dengan beberapa warga perumahan Taman Ratu Indah yang  enggan ditulis namanya mengatakan, pihaknya mengaku bigung  terkait keberadaan tiang listrik berdiri tegap ditengah saluran air, sementara pemerintah provinsi DKI  Jakarta sedang melakukan pelebaran saluran air, untuk menanggulangi banjir pemukiman warga.

Salah satu warga dengan langtang  menuturkan, “coba abang wartawan Harian Reaksi Nasional, melihat sendiri, saluran U-ditch beton baru, tidak terpasang kontraktor, akibat keberadaan tiang listrik ditengah saluran air, dan diganti dengan pemasang batu bata, kami warga sangat menyanyangkan petugas pengawas sudin bina marga, Jakarta Barat, tidak berfungsi,” tuturnya.

Saat Reaksi menghubungi, Kasudin Bina Marga, Jakarta Barat, Riswan Efendi, dari lapangan, baik melalui sambungan telepon langsung maupun pesan  watshaps,  tidak ada jawaban.

Selang satu jam kemudian, Reaksi mencoba konfirmasi ke ruangan kantornya, Yanti selalu sekretaris mengatakan  atasannya tidak berada diruangan.

“Beliau sudah meninggalkan kantor untuk mengukuti rapat Dinas Bina Marga provinsi DKI  Jakarta,  Jati Baru,” ucapnya.

Di ruangan sama, Turmudi, Kepala Seksi Pembangunan Sudin Bina Marga, saa, ingin dikonfirmasi , tidak ada di tempat. Beberapa pengawai staf menuturkan, Turmudi sedang ke lapangan untuk meninjau semua kegiatan proyek pembangunan saluran air U-ditch beton, seperti yang dimuat koran Harian Reaksi Nasional.

 “Kontraktor mulia graha parulian (MGV) brengsek tuh, seharusnya kontraktor bisa bersahabat dengan media, ehhh justru membiarkan seolah tidak ada masalah,” cetus salah satu pegawai staf. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment