Sampah Menumpuk di Saluran Petugas SDA Jakbar Dituding Cuek
Oleh Maulen Munthe/Kharirudin Sinambela

By Reaksi Nasional 05 Sep 2018, 19:32:27 WIBMegapolitan

Sampah Menumpuk di Saluran Petugas SDA Jakbar Dituding Cuek

Keterangan Gambar :


Tingkat kesadaran terhadap lingkungan bersih dan asri dinilai warga masih minim. Salah satu bukti nyata, sampah tampak menumpuk di saluran air pemukiman warga, sehingga berdampak menimbulkan banjir.

 

IRONISNYA, petugas lingkungan hidup maupun petugas satgas harian lepas( PHL) baju biru Sumber Daya Air (SDA) tingkat kecamatan dan tingkat Sudin Kota Administrasi Jakarta Barat terlihat cuek.

Pantauan Reaksi, Rabu (5/9), saluran air yang dipenuhi sampah rumah tangga tersebut di antaranya terdapat di jalan Taman Ratu Blok JJ, H. Nasir RT 03 04, Kelurahan Durikepa, Kecamatan Kebun Jeruk. Hal yang sama juga terjadi di Jalan Duri Intan Raya RT012 RW 04, sehingga kalau hujan deras di tempat itu terjadi banjir.

Juniarto Ardiyansah, Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Kota Administrasi Jakarta Barat, saat dikonfirmasi Reaksi, Rabu (5/9) menjelaskan, terkait saluran air di pemukiman warga yang dipenuhi  sampah rumah tangga, hal ini seharusnya tugas satgas prasarana dan sarana umum (PPSU) tingkat kelurahan.

“Bukan tupoksi satgas pekerja harian lepas (PHL) baju biru, tugas PHL baju biru untuk mengeruk lumpur dan memperbaiki saluran turap yang rubuh, maupun kali Sekretaris yang rusak parah,” ungkapnya.

Lanjut Juniarto Ardiyansah, sampah menumpuk di saluran air kecil di pemukiman warga  bukan tugas tingkat Sudin. Namun demikian, laporan dari masyarakat terkait hal itu akan ditampung dan akan ditindaklanjuti Satpel Kecamatan.

Saat Reaksi menyinggung turap Kali Sekretaris yang rubuh di Jalan Cosmos RT 07 RW 07, Kelurahan Kedoya Utara Kecamatan Kebun Jeruk, Juniarto menjelaskan, pihaknya saat ini sedang pengajuan anggaran untuk perbaikan.

“Pasalnya bahan yang kita pakai  batu, semen, pasir, besir, semuanya dalam tahap proses tender lelang sistem, ekatalog,  e-budgeting,” tandasnya.

H. Imron, Kasudin SDA Kota Adiministrasi Jakbar yang hendak dikonfirmasi Rabu kemarin tidak ada di ruangannya.

Selly, sekretaris Kasudin menjelaskan, H. Imron sedang rapat bersama Kepala Seksi delapan kecamatan, berikut Kasi Pembangunan, dan  para Kasubag Tata Usaha.

Beberapa warga yang dihubungi mengatakan sampah yang memenuhi saluran tersebut harus diangkut supaya aliran air tidak terhambat, terutama di musim penghujan nanti. Kalau sampah tersebut tidak segera dibersihkan, maka pemukiman warga akan menjadi rawan banjir.

Karena itu warga mengharapkan instansi berwenang segera mengangkat sampah tersebut. Selain itu diharapkan kepada warga diberikan sosialisasi supaya tidak sembarangan membuang sampah demi kepentingan bersama. (R3)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment